Kabar suka bercampur duka menghiasi perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (24/01/2010). Tiga pasien Covid-19 dinyatakan sembuh, namun pada hari bersamaan kasus terkonfirmasi positif dilaporkan bertambah sembilan. 

Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengutarakan, tiga pasien sembuh yang dirawat di RSUD Abdul Aziz Marabahan masing-masing bernisial Btl-04 berjenis kelamin laki-laki berusia 60 tahun asal Wanaraya, Btl-09 berjenis kelamin laki-laki berusia 41 dari Alalak, dan Btl-80 berjenis kelamin wanita berusia 34 tahun dari Marabahan. 
“Dengan sembuhnya tiga pasien ini maka total pasien Covid-19 yang sembuh di Batola menjadi 41 orang,” papar Azizah. 

Terkait penambahan sembilan pasien terkonfirmasi positif, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, masing-masing dialami Btl-233 (laki-laki 33 tahun) dari Marabahan, Btl-234 (wanita 55 tahun) dari Marabahan, Btl-235 (wanita 50 tahun) dari Marabahan, Btl-236 (wanita 18 tahun) dari Barambai.
Selanjutnya, Btl-237 (wanita 18 tahun) dari Marabahan, Btl-238 (wanita 16 tahun) dari Marabahan, Btl-239 (laki-laki 55 tahun) dari Marabahan, Btl-240 (laki-laki 30 tahun) dari Marabahan, dan Btl-241 (wanita 27 tahun) dari Bakumpai.
“Para pasien yang sebelumnya berstatus OTG dan ODP dan sebagian besar tidak diketahui riwayat kontaknya itu kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Hanya Btl-236 yang menjalani isolasi di Karantina KTM Marabahan,” ucap Azizah. 

Dengan bertambahnya sembilan pasien positif ini, menurut Azizah, maka total pasien terkonfirmasi positif di Batola manjadi 240 orang tidak termasuk Btl-65 yang dikembalikan ke Pemko Banjarmasin lantaran domisili yang bersangkutan di Banjarmasin. 

Selain melaporkan pasien sembuh dan penambahan pasien terkonfirmasi positif, Jubir GTPP Covid-19 Batola ini juga melaporkan laporan pemantauan kasus Covid-19 di Batola. Hingga Rabu (24/06/2020) pukul 12.00 wita, keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Batola mencapai 706 kasus.

Total tersebut terdiri dari Orang Dalam Pemantauan (ODP) 97 orang, Pasien Dalam Perawatan (PDP) 4, Orang Tanpa Gejala (OTG) 365, dan Terkonfirmasi Positif 240 orang yang dengan rincian sembuh 41 orang, meninggal 3, dan dirawat 114 orang masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 4 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 12, Karantina SKB Marabahan 34, Karantina Provinsi 55, RS Bhayangkara 4, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS Sari Mulia 1, RS Ciputra 1, Karantina KTM Marabahan 1, dan isolasi mandiri 82 orang.