Kabar bahagia kembali menghiasi perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola), Minggu (19/07/2020). 13 pasien terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh. Hanya saja pada saat yang sama juga dilaporkan terdapat lima pasien terkonfirmasi positif bertambah.


Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengatakan, 13 pasien sembuh masing-masing lima dari Marabahan, empat Alalak, dua Anjir Muara, satu dari Mandastana, dan satu Wanaraya. Sementara lima pasien terkonfirmasi positif baru berasal dari Marabahan dua, Wanaraya dua, dan satu dari Alalak. 


Azizah mengungkapkan, lima pasien sembuh dari Marabahan yang berasal dari pemantauan Tim Covid-19 Karantina Khusus SKB Marabahan dialami Btl-162 (wanita 53 tahun), Btl-172 (wanita 28 tahun), Btl-176 (wanita 28 tahun), Btl-239 (laki-laki 55 tahun), dan Btl-280 (laki-laki 20 tahun). 


Empat pasien sembuh dari Alalak yang semula berasal dari pemantauan Tim Covid-19 Karantina Khusus BPSDMD Banjarbaru, lanjut dia, masing-masing dialami Btl-115 (laki-laki 49 tahun), Btl-131 (laki-laki 49 tahun), Btl-192 (wanita 19 tahun), dan Btl-250 (wanita 27 tahun). 


Untuk dua pasien sembuh dari Kecamatan Anjir Muara yang semula dari pemantauan Tim Covid-19 Karantina Khusus SKB Marabahan, menurut wanita ramah itu, dialami Btl-199 (laki-laki 61 tahun) dan Btl-207 (wanita 12 tahun). 


Sedangkan pasien sembuh dari Kecamatan Mandastana dan Wanaraya yang sama-sama dari pemantauan Tim Covid-19 Karantina Khusus BPSDMD Banjarbaru masing-masing Btl-058 (wanita 46 tahun) dan Btl-193 (laki-laki 35 tahun). 


Terkait penambahan lima pasien terkonfirmasi positif baru yang semula berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) itu, Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu merinci, dua orang dari Marabahan, dua Wanaraya, dan satu dari Alalak.


Terkait dua pasien dari Marabahan yang belum diketahui riwayat kontak itu, terang Azizah, dialami Btl-326 (wanita 46 tahun) yang menjalani isolasi di Karantina Khusus BPSDMD Banjarbaru dan Btl-329 (laki-laki 30 tahun) yang menjalani isolasi mandiri di rumah. 


Sementara dua pasien dari Wanaraya, papar dia, masing-masing dengan inisial Btl-327 (laki-laki 28 tahun) dan Btl-328 (wanita 19 tahun) kini tengah dikarantina di KTM Marabahan. Sedangkan satu pasien dari Kecamatan Alalak yang juga belum diketahui riwayat kontak berinisial Btl-330 (laki-laki 47 tahun) itu kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. 


“Dengan tambahan kasus baru ini maka pasien sembuh di Batola menjadi 195 orang. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif menjadi 329 orang,” ucapnya. 
Azizah juga melaporkan perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi Minggu (19/07/2020). Hingga pukul 13.44 wita keseluruhan kasus yang terjadi di Bumi Ije Jela, ungkapnya, mencapai 660 kasus atau bertambah enam kasus dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 654 kasus.


Dari total 660 kasus keseluruhan ini, urai Azizah, terdiri dari Suspek (istilah baru dari Orang Dalam Pemantauan/ODP) 80 (bertambah 1 kasus), Probable (istilah baru dari Pasien Dalam Pengawasan/PDP) 2 (berkurang 2), Kontak Erat (istilah baru dari Orang Tanpa Gejala/OTG) 248 (bertambah 2), dan Kasus Konfirmasi (istilah baru dari Terkonfirmasi Positif) 329 orang (bertambah enam). 


Terkait 329 Kasus Konfirmasi, urai wanita berhijab itu, terdiri dari sembuh 195 orang, meninggal 5, serta dirawat 71 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 5 orang, RSUD Ansari Saleh 4, Karantina SKB 20, Karantina Provinsi 28, RS Bhayangkara Banjarmasin 6, RSUD Ulin Banjarmasin 1, RS TPT Banjarmasin 1, Karantina KTM Marabahan 3, Karantina Kecamatan Alalak 3, serta isolasi mandiri 58 orang.