Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bersama sejumlah kabupaten/kota se-Kalsel, Senin (09/02/2021).

Rapat evaluasi yang digelar melalui video conference (vicon) yang dipimpin Pj Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, beserta Forkopimda Provinsi Kalsel/mewakili ini juga diikuti Pj Sekdakab Barito Kuala (Batola) H Abdul Manaf dan jajaran di Ruang Media Center Diskominfo Batola.

Dari rapat terungkap pembahasan penerapan PPKM sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPKM dalam upaya menekan peningkatan kasus Covid-19.

Rapat evaluasi dimulai dengan penjabaran terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kalsel dari pakar ahli. Dikatakan, meningkatnya kasus Covid-19 di Kalsel dipicu adanya musibah banjir di beberapa daerah yang membuat banyak warga berkumpul dalam upaya penyelamatan, penanggulangan, hingga ke pengungsian.

Terkait itu, Pemprov Kalsel kini menerapkan kebijakan PPKM yang juga diberlakukan terhadap di 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Menurut Pj Sekdaprov, Roy Rizali Anwar, berdasarkan hasil koordinasi Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel PPKM kini fokus untuk mengantisipasi lonjakan yang belakangan meningkat.