Meski diterpa pandemi setahun lebih, progres pengerjaan jalan Kutabamara (jalan yang menghubungkan Kecamatan Kuripan,Tabukan, Bakumpai, dan Marabahan) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus berjalan dengan baik. Hingga saat ini, jalur darat yang berada di sisi kanan Sungai Barito menuju ke hulu setidaknya telah melintasi tujuh desa yakni Balukung, Jambu Baru, Jambu, Asia Baru, Kabuau, Jarenang, dan Desa Kuripan. “Belakangan ini pengerasan yang dilaksanakan rata-rata menyelesaikan 100 hingga 150 meter per hari,” papar Wakil Bupati (Wabup) Batola H Rahmadian Noor di sela melakukan peninjauan, Jumat (15/10/2021).

Wabup yang akrap disapa Rahmadi ini menjelaskan, cepatnya proses pengerjaan yang dilaksanakan lantaran kondisi jalan sudah bisa dipergunakan untuk pengangkutan material menggunakan truk. “Saya optimis dengan intensitas konstan seperti ini pertengahan Desember 2021 pekerjaan sudah rampung hingga Desa Kuripan,” tambah Rahmadi Selain pengerasan ruas jalan menuju kawasan paling utara Barito Kuala ini, sebut Rahmadi, pemkab juga melakukan perbaikan jembatan yang terdapat di sepanjang jalur tersebut. “Perbaikan jembatan merupakan bagian dari program prioritas ini, jadi tentunya diperbaiki dalam bentuk permanen, namun sementara ini fokus pada pengerasan,” papar Rahmadi seperti dikutip bpost.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPR Batola, Edi Supriadi menyampaikan, pengerjaan hingga saat ini telah mencapai 47 Km dari 60 Km keseluruhan pekerjaan. Pihaknya menargetkan pada akhir 2021 pengerasan mencapai 77 persen hingga memasuki Desa Kuripan. Sedangkan sisanya sebanyak 23 persen akan dilanjutkan tahun depan. “Sisa pengerjaan nantinya sekitar 8,8 Km hingga kawasan kantor Kecamatan Kuripan,” ucapnya.

Terkait dibukanya akses untuk transportasi roda empat ini, Abdul Rahman, Kades Tabatan mengaku senang. Karena akses jauh lebih mudah untuk menuju ibu kota kabupaten melalui jalur darat. Ia pun berharap proyek ini bisa berjalan lancar hingga masyarakat Kuripan benar-benar bisa menikmati akses darat yang layak seperti daerah lainnya. “Alhamdulilah, kami masyarakat Kuripan tentunya senang dengan adanya pembangunan jalan darat ini. Yang mana sebelumnya belum pernah kami nikmati,” pungkasnya.