Kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) belum terlihat tanda-tanda penurunan, malah terus menunjukan grafik menanjak. 

Minggu (14/06/2020) pukul 19.00 wita, keseluruhan kasus Covid-19 di Bumi Ije Jela ini berjumlah 622 kasus atau bertambah 24 kasus dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 598 kasus. 

Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gustu-PP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, Sabtu (13/06/2020) pukul 19.30 wita terdapat penambahan tiga pasien terkonfirmasi positif. 
Ketiga pasien tersebut, lanjut dia, dialami Btl-151 asal Belawang berjenis kelamin laki-laki berusia 55 tahun yang semula berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan kini sedang menjalani isolasi mandiri.

Dengan adanya satu pasien positif ini maka Belawang kini juga menjadi zona merah. 
Sedangkan dua pasien lainnya dialami Btl-152 asal Barambai berjenis kelamin laki-laki berusia 66 tahun yang semula berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kini dirawat di RS Ansari Saleh Banjarmasin, serta Btl-153 berjenis kelamin wanita berusia 25 tahun asal Alalak yang semula berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kini menjalani isolasi mandiri. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu juga mengatakan, penambahan pasien terkonfirmasi positif juga terjadi Minggu (14/06/2020) pukul 16.33 wita terhadap tiga orang masing-masing dua dari Alalak dengan jenis kelamin sama-sama laki-laki dan keduanya dirawat di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin berkode Btl-154 (62 tahun) dan Btl-155 (72 tahun). 
Sedangkan satunya lagi berasal dari Marabahan dengan kode Btl-156 berjenis kelamin wanita berusia 30 tahun kini dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin. 
“Dengan tambahan pasien baru ini maka pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Batola berjumlah 155 orang mengingat satu pasien dengan kode Btl-65 dikembalikan ke Pemko Banjarmasin lantaran berdomisili di Kota Banjarmasin,” papar Azizah.

Selain melaporkan pasien positif, wanita ramah itu juga menguraikan keseluruhan Covid-19 hingga Minggu (14/06/2020) pukul 12.12 wita yang berjumlah 622 kasus masing-masing berasal dari ODP 141 orang, PDP 2, OTG 324, dan Terkonfirmasi Positif 155 orang. 

Untuk 141 kasus ODP, urai Azizah, masing-masing dari Kecamatan Marabahan 74 orang, Alalak 21 (Berangas 18 dan Semangat Dalam 3), Anjir Muara 9, Tamban 9 (Jelapat 8), Belawang 7, Mandastana 6, Lepasan (Bakumpai) 4, Kuripan 3, Cerbon 2, Mekarsari 2, Tabunganen 2, Barambai 1, dan Wanaraya 1 orang. Terhadap dua kasus PDP masing-masing dari Marabahan 1 dan Alalak (Semangat Dalam) 1. 

Sedangkan 324 OTG, lanjut dia, berasal dari Marabahan 73 orang, Alalak 48 (Berangas 32 dan Semangat Dalam 16), Rantau Badauh 39, Anjir Pasar 38, Mandastana 35, Wanaraya 26, Lepasan (Bakumpai) 21, Cerbon 11, Belawang 11, Tamban 7 (Jelapat 3), Barambai 6, Anjir Muara 4, Mekarsari 3, dan Tabunganen 2 orang. 

Sementara kasus terkonfirmasi positif yang berjumlah 155 orang terdiri dari sembuh 24 orang, meninggal 3, dirawat 106 masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 6 orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 6, di Karantina SKB 30, di Karantina Provinsi 61, di Karantina Mess KTM 1, di RS Bhayangkara 1, RSUD Ulin 1, dan isolasi mandiri 22 orang.