Tiga pasien Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dilaporkan sembuh, Rabu (17/06/2020). Namun pada hari yang sama juga terdapat penambahan empat pasien terkonfirmasi positif. Lebih ironis lagi, kasus covid-19 di Bumi Ije Jela ini belum terlihat tanda-tanda penurunan, malah kian bertambah.

Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gustu-PP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, tiga pasien sembuh masing-masing dialami Btl-07 dari Kecamatan Wanaraya berjenis kelamin laki-laki berusia 58 tahun, Btl-31 dari Mandastana berjenis kelamin laki-laki berusia 42 tahun, dan Btl-35 dari Anjir Pasar berjenis kelamin wanita berusia 38 tahun. “Btl-07 dan Btl-35 semula dirawat di RSUD Abdul Aziz Marabahan, sedangkan Btl-31 terakhir kalinya dirawat di Karantina Ambulung Banjarbaru,” papar wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu.

Terkait empat kasus terkonfirmasi positif, Azizah mengutarakan, satu orang berasal dari Kecamatan Tamban berjenis kelamin laki-laki berusia 21 tahun. Pasien berkode Btl-218 yang semula masuk dalam kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) itu kini dirawat di RS Bhayangkara Banjarmasin.Sedangkan tiga sisanya, lanjutnya, semuanya berasal dari Kecamatan Alalak. Para pasien yang semula terdaftar sebagai PDP masing-masing diberi kode Btl-217 berjenis kelamin laki-laki berusia 51 tahun dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, Btl-219 berjenis kelamin laki-laki berusia 20 tahun dirawat di RS Bhayangkara Banjarmasin, dan Btl-220 berjenis kelamin wanita berusia 52 tahun dirawat di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin.

“Pasien sembuh di Batola jadi 28 orang. Sedangkan pasien terkonfirmasi positif menjadi 219,” tutur wanita ramah itu sembari menerangkan total ini tidak termasuk Btl-65 yang diserahkan ke Pemko Banjarmasin karena domisili yang bersangkutan di Banjarmasin.

Selain menyampaikan penambahan pasien sembuh dan positif, Azizah juga melaporkan hasil pantauan Covid-19 di Batola. Hingga Rabu (17/06/2020) pukul 14.25 wita kasus keseluruhan Covid-19 di Batola berjumlah 711 kasus atau terjadi penambahan 10 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Dari total itu, rincinya, terdapat Orang Dalam Pemantauan (ODP) 114 orang, PDP 4, Orang Tanpa Gejala (OTG) 378 orang, dan Terkonfirmasi Positif 215 orang dengan rincian sembuh 25 orang, meninggal 3, dan dirawat 111 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 6 orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 6, karantina SKB Marabahan 30, Karantina Provinsi 61, Karantina Mess KTM 6, RS Bhayangkara Banjarmasin 1, RSUD Ulin Banjarmasin 1, dan isolasi mandiri 76 orang.

Untuk 114 ODP masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 62 orang, Alalak (Berangas) 18, Anjir Muara 7, Belawang 6, Mandastana 5, Cerbon 3 (baru 1 dan lama 2), Kuripan 3, Bakumpai (Lepasan) 2, Mekarsari 2, Tamban 2 (Jelapat 1), Tabunganen 2, Barambai 1, dan Wanaraya 1 orang.

Sementara 378 OTG masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 85 orang, Alalak 60 (Berangas 32 dan Semangat Dalam 28), Mandastana 47, Rantau badauh 40, Bakumpai (Lepasan) 39, Anjir Pasar 34, Wanaraya 22, Tamban 15 (Jelapat 8), Cerbon 14, Belawang 7, Barambai 5, Tabunganen 4 (baru), Anjir Muara 3, dan Mekarsari 3 orang.

Sedangkan 4 PDP masing-masing dari Kecamatan Marabahan 2 (baru 1 dan lama 1), Alalak (Semangat Dalam) 1, dan Bakumpai (Lepasan) 1 orang.