Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gustu-PP) Covid-19 Barito Kuala (Batola) dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, kasus positif Covid-19 di Batola bertambah lagi tiga orang, Kamis (18/06/2020). 

Ketiga pasien positif baru yang belum diketahui riwayat kontaknya itu masing-masing berkode Btl-221 berjenis kelamin wanita berusia 38 tahun berasal dari Kecamatan Bakumpai. Pasien yang semula berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

Selain itu juga terdapat Btl-222 berjenis kelamin wanita berusia 33 tahun asal Marabahan. Pasien yang semula berstatus OTG itu sedang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan pasien positif ketiga berjenis kelamin laki-laki. Pasien yang semula berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) berusia 32 tahun yang kini sedang dirawat di RS Sari Mulia Banjarmasin itu diberi kode Btl-223. 

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menguraikan, dengan penambahan tiga pasien positif baru ini maka total kasus terkonfirmasi positif di Batola menjadi 222 kasus. 
Ia menambahkan, 222 total positif Batola ini tidak termasuk Btl-65 yang dikembalikan ke Pemko Banjarmasin karena domisilinya di Banjarmasin. 

Selain melaporkan penambahan kasus positif, Jubir Tanggap Darurat Gustu-PP Covid-19 Batola itu juga melaporkan hasil pemantauan kasus Covid keseluruhan. Hingga Kamis (18/06/2020) pukul 12.00 wita, katanya, keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Batola berjumlah 704 kasus atau terdapat pengurangan 11 kasus.

Ke-704 kasus keseluruhan kasus Covid-19 di Batola ini, rinci dia, masing-masing Orang Dalam Pemantauan (ODP) 96 orang (berkurang 18 dari sebelumnya), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang (bertambah 1 orang), OTG 381 orang (bertambah 3 orang), dan Terkonfirmasi Positif 222 orang (bertambah 3 orang). 

Khusus kasus terkonfirmasi positif yang berjumlah 222, urai Azizah, terdiri dari sembuh 28 orang, meninggal 3, dirawat 113 masing-masing di RSUD Abdul Aziz 4 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 7, Karantina SKB Marabahan 30, Karantina Provinsi 60, Karantina Mess KTM Marabahan 6, RS Bhayangkara Banjarmasin 3, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS Sari Mulia Banjarmasin 1, dan isolasi mandiri bertambah 2 orang menjadi 78 orang.

Untuk 96 ODP masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 62 orang, Anjir Muara 7, Belawang 6, Mandastana 5, Kuripan 3, Cerbon 3, Bakumpai (Lepasan) 2, Tamban 2 (Jelapat 1), Mekarsari 2, Tabunganen 2, Barambai 1, dan Wanaraya 1. 

Sementara 381 OTG masing-masing berasal dari Marabahan 85 orang, Alalak 82 (Berangas 54 dan Semangat Dalam 28), Mandastana 47, Bakumpai (Lepasan) 39, Anjir Pasar 34, Wanaraya 22, Rantau Badauh 21, Tamban 15 (Jelapat 8), Cerbon 14, Belawang 7, Barambai 5, Tabunganen 4, Anjir Muara 3, dan Mekarsari 3 orang. 

Sedangkan 5 orang PDP masing-masing dari Marabahan 2 orang, Bakumpai (Lepasan) 2, dan Alalak (Semangat Dalam) 1 orang.