Pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali bertambah. Jumat (26/06/2020) pukul 10.00 wita Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, enam pasien terkonfirmasi positif bertambah. 

Walau pun kabar baiknya, terdapat satu pasien positif dinyatakan sembuh dialami Btl-151 asal Kecamatan Belawang. Lelaki 55 tahun yang telah dilakukan pengawasan dan pemantauan Tim Covid-19 RS Ansari Saleh Banjarmasin setelah dua kali dilakukan pemeriksaan PCR hasilnya negatif. 
“Total pasien terkonfirmasi positif di Batola kini menjadi 253 orang, sedangkan pasien sembuh menjadi 43 orang,” paparnya. 

Terkait penambahan enam kasus terkonfirmasi positif baru yang sebelumnya berstatus pasien OTG/ODP, Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, empat orang berasal dari Marabahan dan dua dari Tamban serta Wanaraya.

Keempat pasien dari Marabahan yang semuanya berjenis kelamin wanita itu masing-masing berinisial Btl-249 berusia 37 tahun, Btl-250 (27 tahun), Btl-251 (61 tahun), dan Btl-252 (49 tahun). 
Sedangkan pasien dari Tamban berinisial Btl-252 (wanita 49 tahun) dan dari Alalak berinisial Btl-253 berjenis kelamin wanita berusia 30 tahun. 
“Semua pasien yang riwayat kontaknya belum bisa ditentukan itu sedangkann menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” papar Azizah. 

Selain melaporkan penambahan pasien sembuh dan pasien positif, Azizah yang juga Jubir Tanggap Darurat GTPP-19 Batola ini juga melaporkan hasil pemantuan Covid-19 di Batola. Hingga Jumat (25/06/2020) pukul 12.15 wita, kasus Covid-19 yang terjadi di Bumi Ije Jela ini berjumlah 771 orang atau secara komulatif bertambah 71 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Ke-771 keseluruhan kasus Covid-19 ini Batola ini masing-masing Orang Dalam Pemantauan (ODP) 99 orang, Pasien Dalam Pengawasan 9, dan Terkonfirmasi Positif 253 orang dengan rincian sembuh 43 orang, meninggal 3, dirawat 113 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 4 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 12, Karantina SKB Marabahan 34, Karantina Provinsi 54, RS Bhayangkara Banjarmasin 5, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS Sari Mulia 1, RS Ciputra Banjar 1, dan isolasi mandiri 94.

Terkait 99 kasus ODP, urai Azizah, masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 62 orang, Anjir Muara 7, Alalak 6 (Berangas), Mandastana 5, Belawang 5, Cerbon 4, Mekarsari 3, Tabunganen 2, dan masing-masing 1 orang dari Kecamatan Bakumpai, Barambai, Wanaraya, Anjir Pasar, dan Tamban (Jelapat) 1 orang. 

Sedangkan 320 kasus OTG masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 84 (baru 3 dan lama 81), Alalak 71 (Berangas 47 dan Semangat Dalam 24), Anjir Pasar 35, Bakumpai 22, Belawang 22, Wanaraya 21, Tamban 18 (Jelapat 8), Rantau Badauh 14, Cerbon 13, Mekarsari 6, Barambai 4, Tabunganen 4, Mandastana 3, dan Anjir Muara 3 orang. 

Sedangkan PDP 9 orang masing-masing dari Kecamatan Belawang 2, Mekarsari 2, dan masing-masing satu dari Kuripan, Marabahan, Bakumpai, Jejangkit dan Tamban.