Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Tahun 2020 Kodim 1005 Marabahan di Kecamatan Tabunganen resmi dimulai. Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS telah membuka kegiatan, Selasa (30/06/2020) pagi.

Pembukaan yang dirangkai upacara sederhana dengan mengikuti protokol Covid-19 di halaman Kantor Kecamatan Tabunangen ini ditandai penandatanganan kerjasama kegiatan dilanjutkan penyerahan sarana kerja secara simbolis kepada perwakilan warga, anggota TNI, dan SKPD terkait dari Bupati Hj Noormiliyani AS dan Komandan Kodim (Dandim) 1005 Marabahan Letkol Kav Sugianto SE.Noormiliyani mengatakan, program TMMD yang dilaksanakan di tengah suasana keprihatinan wabah Covid-19 diharapkan dapat memacu percepatan peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam membangun daerah menuju kehidupan sosial yang lebih sejahtera dan mandiri.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu mengimbau masyarakat dan SKPD terkait dapat menerima dan mendukung secara aktif program TMMD ini. Terlebih kegiatan yang dilaksanakan berupa pembangunan fisik seperti pengerasan dan penambahan bahu jalan termasuk melakukan renovasi rumah warga tidak layak.

Di samping juga terdapat kegiatan non fisik berupa penyuluhan pertanian, kamtibmas, narkoba, karhutla, pencegahan Covid-19, sosialisasi rekrutmen TNI, hingga bhakti sosial pengobatan gratis.

Terhadap program pembangunan jalan, bupati perempuan pertama di Kalsel ini menyatakan dukungannya karena sudah merupakan program Pemkab Batola sejak Pemerintahan Bupati H Hasanuddin Murad berupa Program Taman Saribunga (Program Pembangunan Jalan dari Kecamatan Tamban – Mekarsari – Tabunganen).

Noormiliyani menyatakan, selama kepemimpinannya bersama Wabup H Rahmadian Noor berupaya menyempurnakan Progam Taman Saribunga, termasuk pembangunan jalan di Desa Pisak yang selama ini terisolir. “Kasihan masyarakatnya. Saya berharap sebelum periode saya berakhir warga desa itu sudah terhubung dengan desa lainnya di Tabunganen,” ucapnya.

Terhadap Program Taman Saribunga yang tersisa 1,2 kilometer, menurut Noormiliyani, jika dapat anggaran perubahan agar diselesaikan. Dengan demikian pemkab bisa fokus menyelesaikan Program Kuta Bamara (pembangunan jalan dari Kuripan – Tabukan – Bakumpai – Marabahan) yang juga harus selesai selama kepemimpinannya.

Sebelumnya, Dandim 1005 Marabahan, Letkol Kav Sugianto SE mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati Hj Noormiliyani AS yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap Kodim 1005 Marabahan dalam melaksanakan TMMD ke-108 di Tabunganen.TMMD, lanjut Sugianto, merupakan program yang membutuhkan dukungan lintas sektor baik Pemkab, Polri, Kementerian, lembaga pemerintah non kementerian serta seluruh lapisan masyarakat.

Sugianto menerangkan, TMMD merupakan bentuk soliditas TNI dan pemerintah kabupaten bersama-sama rakyat dalam merespon denyut nadi rakyat demi kemajuan, kesejahteraan sekaligus dalam upaya memberantas narkoba dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan TMMD di Kecamatan Tabunganen ini akan menyasar pembangunan fisik berupa pengerasan jalan sepanjang 484 m x 4 m, penambahan bahu jalan kiri dan kanan dengan lebar masing-masing 50 cm sepanjang 1.100 m, pembuatan 3 buah jembatan dengan panjang masing-masing 12 m ; 40 m ; 18 m, serta melakukan renovasi rumah warga tidak layak. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan pertanian, kamtibmas, narkoba, karhutla, pencegahan Covid-19, sosialisasi rekrutmen TNI serta bakti sosial pengobatan gratis.Kegiatan TMMD di kecamatan paling selatan Batola ini dilaksanakan selama 30 hari.