Kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dua hari terakhir relatif mengalami perkembangan menggembirakan. Pasalnya, selama dua hari ini tidak terdapat penambahan jumlah pasien. Malah justeru terjadi pengurangan.

Seperti yang berlangsung Senin (29/06/2020), kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG), maupun terkonfirmasi positif jumlahnya tidak berubah dibanding sehari sebelumnya. Malah terdapat satu pasien wanita sembuh berusia 28 tahun yang dialami Btl-51 asal Kecamatan Barambai.

Tak jauh berbeda juga terjadi, Selasa (30/06/2020). Kasus terkonfirmasi positif tidak mengalami penambahan maupun pengurangan (sembuh).

Secara akumulasi kasus Covid-19 justru terjadi pengurangan 19 kasus dibanding sehari sebelumnya. Jika Senin (29/06/2020), kasus Covid-19 di Batola berjumlah 731 orang sedangkan Selasa (30/06/2020) totalnya hanya 712 kasus. Adanya pengurangan 19 kasus ini masing-masing terdapat pada ODP 8 kasus, PDP 1 kasus, dan OTG 10 kasus. Sementara pasien terkonfirmasi positif totalnya sama dibanding sehari sebelumnya.

Berikut laporan Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari. Hingga pukul 12.18 wita Selasa (30/06/2020) keseluruhan kasus Covid-19 di Bumi Ije Jela ini berjumlah 712 kasus. Total itu terdiri dari ODP 80 (berkurang 8 kasus dibanding sehari sebelumnya), PDP 7 (berkurang 1 kasus), OTG 364 (berkurang 10 kasus), dan terkonfirmasi positif 261 kasus (tetap).

Khusus 261 kasus terkonfirmasi positif dengan rincian sembuh 69 orang, meninggal 4, dan dirawat 92 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 5 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 9, Karantina SKB Marabahan 27, Karantina Provinsi 42, RS Bhayangkara Banjarmasin 5, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS Sari Mulia Banjarmasin 1, RS Ciputra Banjar 1, serta isolasi mandiri 96 orang.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menguraikan, untuk 80 ODP masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 53 orang, Alalak (Berangas) 6, Cerbon 5, Belawang 5, Tamban 4 (Jelapat 2), Bakumpai 2, Anjir Muara 2, serta masing-masing 1 orang dari Mandastana, Wanaraya, dan Mekarsari.

Terhadap 364 OTG, beber Azizah, berasal dari Kecamatan Marabahan 89 orang, Alalak 76 (Berangas 47 dan Semangat Dalam 29), Anjir Pasar 63 orang, Bakumpai 22, Wanaraya 21, Belawang 21, Anjir Muara 18, Tamban 17 (Jelapat 8), Rantau Badauh 14, Cerbon 12, Tamban 9, Mandastana 5 (lama 3 dan baru 2), Mekarsari 4, dan Barambai 2 orang.

Sedangkan PDP berjumlah 7 orang masing-masing 2 orang dari Kecamatan Jejangkit, serta masing-masing 1 orang dari Kuripan, Rantau Badauh, Belawang, Tamban, dan Mekarsari.