Pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus bertambah. Kamis (25/07/2020) pukul 10.00 wita Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, enam pasien terkonfirmasi positif bertambah. 

Walau pun kabar baiknya, terdapat satu pasien positif dinyatakan sembuh dialami Btl-75 asal Kecamatan Alalak. Lelaki 47 tahun yang dirawat di Karantina Ambulung Banjarbaru itu dilakukan dua kali pemeriksaan PCR hasilnya negatif. 
“Total pasien terkonfirmasi positif di Batola saat ini menjadi 247 orang, sedangkan pasien sembuh menjadi 42 orang,” paparnya. 

Terkait penambahan enam kasus terkonfirmasi positif baru yang sebelumnya berstatus pasien OTG/ODP, Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, semuanya berasal dari Kecamatan Marabahan. 

Yang memprihatinkan, dari enam pasien positif baru ini terdapat bayi berusia 11 bulan yang dialami Btl-248. Saat ini bayi laki-laki yang memiliki riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. 
Sedangkan lima pasien positif lainnya dialami Btl-243 berjenis kelamin lelaki berusia 46 tahun, Btl-244 (wanita 12 tahun), Btl-245 (lelaki 46 tahun), Btl-246 (wanita 41 tahun), dan Btl-247 (wanita 43 tahun). 
“Semua pasien saat ini juga sedangkan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ucap Azizah. 

Selain melaporkan penambahan pasien sembuh dan pasien positif, Azizah yang juga Jubir Tanggap Darurat GTPP-19 Batola ini juga melaporkan hasil pemantuan Covid-19 di Batola. Hingga Kamis (25/06/2020) pukul 12.16 wita, lapornya, kasus Covid-19 yang terjadi di Bumi Ije Jela ini berjumlah 700 kasus yang terdiri dari ODP 97 orang, PDP 4, OTG 352, dan Terkonfirmasi Positif 247 orang. 

Khusus 247 kasus Terkonfirmasi Positif, urai Azizah, terdiri sembuh 42 orang, meninggal 3, dirawat 114 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 4 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 12, Karantina SKB Marabahan 34, Karantina Provinsi 54, RS Bhayangkara Banjarmasin 5, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS Sari Mulia Banjarmasin 1, RS Ciputra Martapura 1, dan Karantina KTM Marabahan 1, dan isolasi mandiri 88 orang.