Kabar penambahan pasien terkonfirmasi positif kembali terjadi di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (03/07/2020). Kali ini panambahannya cukup signifikan mencapai 20 orang sekaligus. 

Namun yang melegakan tidak terdapat penambahan kasus baru pada Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sebaliknya secara kumulatif justru terdapat pengurangan sebanyak 40 kasus.

Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, penambahan 20 pasien terkonfirmasi positif baru berasal dari 8 kecamatan masing-masing dari Marabahan 8 orang, Alalak 3, Bakumpai 2, Anjir Pasar 2, Mekarsari 2, Cerbon 1, Rantau Badauh 1, dan Wanaraya 1 orang. 
“Dengan penambahan 20 orang ini maka kasus Terkonfirmasi Positif di Batola menjadi 282 orang,” paparnya.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola ini menambahkan, para pasien yang semula berstatus OTG dan ODP itu diketahui positif berdasarkan 2 kali pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction). 
“Mereka sebagian kini menjalani isolasi mandiri di rumah dan sebagiannya lagi dikarantina di KTM Marabahan,” ucapnya. (lihat tabel)

Selain menyampaikan penambahan pasien terkonfirmasi positif, Jubir GTPP Covid-19 Batola ini juga melaporkan keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Batola. Hingga pukul 12.29 wita, Jumat (03/07/2020), keseluruhan mencapai 623 kasus atau berkurang 40 kasus dibanding sehari sebelumnya. 

Dari 623 kasus yang ada, beber Azizah, masing-masing berasal dari ODP 74 orang (berkurang 4 orang) dibanding sehari sebelumnya, PDP 4 orang (tetap), OTG 263 orang (berkurang 56 orang), dan Terkonfirmasi Positif 282 orang (bertambah 20 orang).

Terkait kasus Terkonfirmasi Positif yang berjumlah 282 orang, wanita ramah itu menguraikan, sembuh 75 orang, meninggal 4, dan dirawat 109 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 5 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 3, Karantina SKB Marabahan 30, Karantina Provinsi 59, RS Bhayangkara Banjarmasin 6, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS Sari Mulia Banjarmasin 1, Karantina KTM Marabahan 3, dan isolasi mandiri 94 orang. 

Terhadap 74 kasus ODP, Azizah mengungkapkan, masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 49 orang, Alalak 10 (Semangat Dalam 3), Cerbon 4, dan masing-masing 2 orang dari Bakumpai, Jejangkit, Anjir Muara, serta Tamban, dan masing-masing 1 orang dari Mandastana, Anjir Pasar, serta Mekarsari. 

Sementara terhadap 263 kasus OTG, lanjutnya, terdapat dari Kecamatan Marabahan 53 orang, Alalak 62, (Berangas 37 dan Semangat Dalam 25), Belawang 21, Anjir Muara 21, Anjir Pasar 21, Tamban 20 (Jelapat 8), Bakumpai 20, Mandastana 13, Cerbon 12, Rantau Badauh 8, Wanaraya 6, Mekarsari 4, dan Barambai 2 orang. 

Sedangkan 4 orang PDP masing-masing berasal dari Kecamatan Kuripan, Belawang, Tamban, dan Mekarsari.