Setelah mengalami penambahan 20 pasien terkonfirmasi positif, Jumat (03/07/2020), kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dua hari terakhir relatif mengalami perkembangan menggembirakan.

Sejak Sabtu hingga Minggu (4 – 5 Juli 2020), tidak terdapat penambahan pasien terkonfirmasi positif maupun pasien sembuh. Walau pun pada kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sedikit bertambah. Secara kumulatif kasus Covid-19 yang terjadi Sabtu (04/07/2020) mencapai 653 orang atau bertambah 30 orang dibanding Jumat (03/07/2020).

Penambahan terjadi pada kasus ODP 3 orang dan OTG 17 orang. Khusus Minggu (05/07/2020), kasus Covid-19 yang terjadi di Bumi Ije Jela ini secara kumulatif hanya bertambah 2 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari, Minggu (05/07/2020) pukul 11.51 wita melaporkan, kasus Covid-19 yang terjadi di Batola mencapai 655 orang. Dari 655 kasus tersebut, urai dia, terdapat 75 ODP (berkurang 2 dibanding sehari sebelumnya), 4 PDP (tetap), 294 OTG (bertambah 4), dan 282 Terkonfirmasi Positif (tetap).

Terhadap 282 pasien terkonfirmasi positif, papar Azizah, terdiri dari sembuh 75 orang, meninggal 4 orang, dan dirawat 138 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 5 orang, RSUD Ansari Saleh 3, Karantina SKB Marabahan 35, Karantina Provinsi 86, RS Bhayangkara 3, RSUD Ulin 2, RS Sari Mulia 1, Karantina KTM Marabahan 3, serta isolasi mandiri 71 orang.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola mengungkapkan, untuk 75 pasien ODP masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 51 orang, Alalak 10 (Berangas 7 dan Semangat Dalam 3), Cerbon 4, Bakumpai 2, Jejangkit 2, Anjir Muara 2, serta masing-masing 1 dari Anjir Pasar, Mekarsari dan Tabunganen.

Sementara terhadap 294 pasien OTG, papar dia, berasal dari Alalak 62 orang (Berangas 37 dan Semangat Dalam 25), Marabahan 53, Tamban 27 (Jelapat 9), Wanaraya 25 (baru 1 dan lama 24), Anjir Pasar 23, Bakumpai 22, Belawang 21, Anjir Muara 21, Mandastana 13, Rantau Badauh 7, Cerbon 6, Mekarsari 4, Tabunganen 4, dan Barambai 2 orang.

Sedangkan 4 orang PDP, lanjut dia, masing-masing 1 orang dari Kuripan, Belawang, Tamban dan Mekarsari.