Setelah sembuh 39 orang sekaligus, Selasa (07/07/2020), kabar pasien Covid-19 sembuh kembali terjadi di Barito Kuala (Batola), Rabu (08/07/2020). Meski totalnya hanya sembilan orang, namun para pasien sembuh kali ini berasal dari penanganan Tim Covid-19 RSUD Abdul Aziz Marabahan.

Yang lebih membahagiakan lagi, adanya kesembuhan pasien kali ini tidak diikuti penambahan kasus baru baik Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pemantauan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan kasus Terkonfirmasi Positif.
“Dengan sembuhnya sembilan pasien baru ini maka total pasien terkonfirmasi positif yang sembuh di Batola menjadi 123 orang,” ungkap Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola ini mengutarakan, sembilan pasien sembuh kali ini berasal dari Kecamatan Marabahan empat orang, Rantau Badauh tiga, Anjir Muara satu, dan Bakumpai satu orang. 

Untuk empat pasien dari Marabahan, urai Azizah, masing-masing Btl-129 berjenis kelamin laki-laki berusia 54 tahun, Btl-163 berjenis kelamin laki-laki berusia 58 tahun, Btl-171 berjenis kelamin wanita berusia 41 tahun, dan Btl-222 berjenis kelamin wanita berusia 33 tahun. 
Sedangkan tiga dari Rantau Badauh, lanjutnya, yakni Btl-087 berjenis kelamin wanita berusia 63 tahun, Btl-184 berjenis kelamin laki-laki berusia 34 tahun, dan Btl-185 berjenis kelamin wanita berusia 45 tahun. Sementara dua sisanya yang berjenis kelamin wanita masing-masing Btl-198 dari Anjir Muara berusia 53 tahun dan Btl-221 dari Bakumpai berusia 38 tahun. 

“Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan hasil negatif,” papar Azizah, sembari menambahkan, setelah dipulangkan semuanya harus menjalani isolasi mandiri 14 hari di rumah.

Azizah juga melaporkan hasil pantauan kasus Covid-19 yang terjadi, Rabu (08/07/2020). Hingga pukul 12.22 wita keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Batola mencapai 611 kasus (berkurang 26 kasus dibanding sehari sebelumnya). 

Dari 611 kasus keseluruhan ini, urai dia, terdiri dari ODP 77 orang (berkurang 2 orang), PDP 3 (tetap), OTG 234 (berkurang 26 orang), Terkonfirmasi Positif 297 orang (bertambah 2 orang) dengan rincian sembuh 123 orang, meninggal 5 orang (bertambah 1 yaitu Btl-295 yang meninggal 22 Juni 2020 saat berstatus PDP), dan dirawat 97 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz 3 orang, RSUD Ansari Saleh 6, Karantina SKB 29, Karantina Provinsi 49, RS Bhayangkara 7, RSUD Ulin 2, RS Sari Mulia 1, serta isolasi mandiri 72 orang.

Terkait 77 kasus ODP, wanita ramah itu mengutarakan, berasal dari Kecamatan Marabahan 47 orang, Alalak 7 (Berangas 4 dan Semangat Dalam 3), Cerbon 5, Tamban 5 (Jelapat 1), Belawang 4, Jejangkit 2, Anjir Muara 2, Tabunganen 2, serta masing-masing 1 dari Bakumpai, Anjir Pasar, dan Mekarsari. 

Sementara 234 OTG, lanjut dia, berasal dari Alalak 52 orang (Berangas 41 dan Semangat Dalam 11), Marabahan 51 orang, Wanaraya 27, Tamban 23 (Jelapat 9), Anjir Muara 21, Belawang 18, Mandastana 12, Rantau Badauh 7, Bakumpai 5, Cerbon 4, Mekarsari 4, Tabunganen 4, Tabukan 3, dan Barambai 2 orang. Sedangkan 3 orang PDP masing-masing dari Belawang, Tamban, dan Mekarsari.