Pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) kembali bertambah lima orang di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (23/07/2020). Kali ini semuanya berasal dari Kecamatan Marabahan. Mereka terdiri dari dua wanita dan tiga laki-laki.

Namun yang melegakan, keseluruhan terjadi pengurangan 27 kasus. “Dua pasien yang semula berstatus kontak erat, dua suspek, dan satu pelaku perjalanan itu dinyatakan kasus konfiirmasi (positif) berdasarkan hasil pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction),” tutur Juru Bicara Tanggap Darurat Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari.

Azizah yang juga Kadinkes Batola itu mengutarakan, lima pasien kasus konfirmasi baru ini masing-masing diberi kode Btl-370 (wanita 34 tahun), Btl-371 (laki-laki 50 tahun), Btl-372 (wanita 60 tahun), Btl-373 (laki-laki 37 tahun), dan Btl-374 (laki-laki 60 tahun). “Semua pasien kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” bebernya sembari menyebutkan, dengan tambahan ini maka total kasus konfirmasi (konfirmasi positif) di Batola menjadi 373 orang.

Wanita ramah itu juga melaporkan, hasil pantauan kasus Covid-19, Kamis (23/07/2020). Hingga pukul 12.19 wita keseluruhan terdapat 680 kasus atau terjadi pengurangan 27 kasus dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 707 kasus.

Azizah merinci total 680 kasus yang terjadi di Batola kali ini terdiri dari Suspek 72 kasus (bertambah 2), Probable 1 (tetap), Kontak Erat 233 (berkurang 34), dan Kasus Konfirmasi 373 (bertambah 5).

Khusus terhadap 373 Kasus Konfirmasi dengan rincian, sebutnya, sembuh 217 orang, meninggal 6, dan dirawat 42 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 5 orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 4, Karantina SKB Marabahan 19, RS Bhayangkara 6, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS TPT Banjarmasin 1, Karantina Kecamatan Alalak 3, Isolasi di Polres Batola 2, serta Isolasi Mandiri 108 orang.

Azizah menerangkan, untuk 73 kasus suspek masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 43 orang, Tamban 7 (Jelapat 2), Alalak 5 (Semangat Dalam 3 dan Berangas 2), Tabunganen 5, Belawang 4, Bakumpai 3, Cerbon 2, Anjir Muara 2, Tabukan 1, dan Rantau Badauh 1 orang.

Sedangkan 233 kontak erat, lanjutnya, masing-masing dari Kecamatan Marabahan 68 orang, Wanaraya 36 (baru 4 dan lama 32), Anjir Muara 30, Belawang 25, Alalak 23 (Semangat Dalam 19 dan Berangas 4), Mandastana 16, Tabunganen 13, Tamban 7, Mekarsari 7, Bakumpai 6, Cerbon 6, Barambai 1, dan Tabukan 1 orang. Sementara 1 orang probable berasal dari Tamban.