Kabar gembira menghiasi perkembangan kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola), Jumat (24/07/2020). 19 pasien dinyatakan sembuh, walau pun di hari yang sama juga terdapat penambahan 3 pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi). 
Yang lebih membahagiakan, kali ini tidak terdapat penambahan kasus baru. Jika Kamis (23/07/2020) keseluruhan kasus Covid-19 di Batola sebanyak 680 kasus sedangkan hari ini totalnya hanya 636 kasus atau terjadi pengurangan 44 kasus.


Terjadinya pengurangan ini berasal dari kasus Suspek yang sebelumnya berjumlah 73 kasus menjadi 67 kasus (berkurang 6 kasus), Probable totalnya tetap 1 kasus, Kontak Erat dari 233 menjadi 192 kasus (berkurang 41 kasus), dan Kasus Konfirmasi dari 373 kasus menjadi 376 (bertambah 3 kasus). 


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengutarakan, 19 pasien sembuh kali ini dari Alalak 9 orang, Tamban 3, Mekarsari 3, Marabahan 2, Anjir Pasar 2, Cerbon 1, dan Barambai 1 orang. (Lihat tabel)


Sementara 3 kasus konfirmasi baru, lanjut Azizah, terdapat 2 dari Tabunganen yang berasal dari pasien kontak erat dengan inisial Btl-375 (laki-laki 27 tahun) dan Btl-376 (wanita 56 tahun). Sedangkan satunya lagi dari Alalak yang berasal dari pasien suspek dengan inisial Btl-377 (laki-laki 59 tahun).
“Ketiganya kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ucap Azizah sembari menyatakan dengan tambahan baru ini maka keseluruhan kasus konfirmasi menjadi 376 orang, sedangkan pasien sembuh menjadi 236 orang. 


Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu juga melaporkan hasil pantauan, Jumat (24/07/2020). Ia mengutarakan, hingga pukul 12.28 wita keseluruhan kasus yang terjadi di Batola mencapai 636 kasus. Dari total itu, rincinya, berasal dari kasus suspek 67 kasus, probable 1, kontak erat 92, dan kasus konfirmasi 376 kasus. (lihat peta sebaran)


Khusus terhadap 376 kasus konfirmasi, urai dia, terdiri dari sembuh 236 orang, meninggal 6, serta dirawat 29 orang masing-masig di RSUD Abdul Aziz Marabahan 7 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 4, Karantina SKB Marabahan 7, RS Bhayangkara Banjarmasin 6, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS TPT Banjarmasin 1, isolasi Polres Batola 2, dan isolasi mandiri 105 orang.