Kecamatan Alalak selalu menghiasi laporan juru bicara (jubir) dari penanganan kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola). Seperti, Sabtu (25/07/2020) hari ini, dilaporkan 2 pasien sembuh dan 2 penambahan pasien terkonfirmasi positif (kasus konfirmasi). 
Dari 2 pasien sembuh ini terdapat 1 dari Marabahan dan 1 dari Alalak. Demikian pula terhadap 2 penambahan pasien positif baru berasal dari Tabunganen 1 dan dari Alalak 1 orang. 


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengatakan, 2 pasien sembuh kali ini dialami dua wanita yakni Btl-235 (50 tahun) dari Marabahan dan Btl-294 (30 tahun) dari Alalak.
“Btl-235 yang berasal dari pemantauan Tim Covid-19 SKB Marabahan dan Btl-294 dari pemantauaan Tim Covid-19 Bhayangkara Banjarmasin itu dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali pemeriksaan PCR yang hasilnya negatif,” paparnya.


Sedangkan 2 pasien konfirmasi baru (kasus konfirmasi), lanjut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu, masing-masing dengan inisial Btl-378 dengan jenis kelamin laki-laki berusia 16 tahun berasal dari Tabunganen dan Btl-379 dengan jenis kelamin wanita berusia 23 tahun dari Alalak. 
“Btl-378 yang sebelumnya berstatus kontak erat dan Btl-379 dengan status kasus sebelumnya suspek kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ungkapnya. 


Dengan penambahan kasus baru ini maka, menurut Azizah, total kasus sembuh covid-19 di Batola saat ini menjadi 238 orang sedangkan pasien kasus konfirmasi menjadi 378 orang.


Azizah juga melaporkan hasil pantauan perkembangan, Sabtu (25/07/2020). Hingga pukul 12.29 wita keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Batola mencapai 628 kasus atau terjadi pengurangan 8 kasus dibanding sehari sebelumnya.


Dari total 628 kasus ini, rinci Azizah, berasal dari kasus suspek 59 kasus (berkurang 8), probable 1 (tetap), kontak erat 190 (berkurang 2), dan kasus konfirmasi 378 (bertambah 2). 


Khusus terhadap kasus konfirmasi yang berjumlah 378 orang, urai Azizah, terdiri dari sembuh 238 orang, meninggal 6, dirawat 28 orang masing-masing di RSUD H Abdul Aziz Marabahan 4 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 3, Karantina SKB Marabahan 8, RS Bhayangkara 5, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS TPT Banjarmasin 1, isolasi Polres Batola 2, Karantina Provinsi Kalsel 3, serta isolasi mandiri 106 orang.