Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) menunjukan situasi kurang mengenakan. Pasien terkonfirmasi positif (kasus konfirmasi) bertambah 25 orang sekaligus, Minggu (26/07/2020). 
Dari total ini Kecamatan Alalak mendominasi mencapai 13 orang, disusul Marabahan 9 orang, serta Rantau Badauh, Anjir Muara, dan Belawang masing-masing 1 orang. 


Selain penambahan signifikan pasien positif, kasus Covid-19 kali ini juga terdapat kasus baru sebanyak 32 orang sehingga total keseluruhan menjadi 660 kasus. 


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengatakan, penambahan kasus positif kali ini berasal dari pasien kontak erat (istilah lama orang tanpa gejala/OTG) sebanyak 23 orang. Sedangkan 2 lainnya terdiri dari 1 pasien suspek (orang dalam pemantauan/ODP) dan 1 pasien probable (pasien dalam pengawasan/PDP).


Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menerangkan, para pasien saat ini 11 di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah, 12 dikarantina di BPSDM Banjarbaru, 1 dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, serta 1 dikarantina di perusahaan tempat yang bersangkutan bekerja. (lihat tabel)


“Dengan tambahan 25 orang ini maka kasus konfirmasi (konfirmasi positif) di Batola menjadi 403 orang,” paparnya. 


Azizah juga melaporkan hasil pantauan Minggu (26/07/2020). Ia mengatakan, hingga pukul 12.22 wita, keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Batola mencapai 660 kasus atau terjadi penambahan 32 kasus dibanding sehari sebelumnya yang hanya berjumlah 628 kasus. 
Dari 660 kasus keseluruhan itu, rinci dia, terdiri dari suspek 59 orang (tetap), kontak erat 198 (bertambah 8), probable 0 (berkurang 1), dan kasus konfirmasi 403 (bertambah 25). 


Terkait 403 kasus konfirmasi, menurut wanita ramah itu, terdiri dari sembuh 238 orang, meninggal 6, dan dirawat 43 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 4 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 3, Karantina SKB Marabahan 8, RS Bhayangkara Banjarmasin 5, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS TPT Banjarmasin 1, Isolasi Polres Batola 2, Karantina Provinsi 18, serta isolasi mandiri 116 orang.