Banjarbaru – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menghadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (06/07). Tak hanya apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan yang berlangsung di Gedung Idham Khalid, Banjarbaru.

Kegiatan penting ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur, jajaran Forkopimda Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur, serta para Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Selatan. Hadir pula pimpinan instansi vertikal beserta ribuan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Basarnas, Satpol PP, Damkar, serta berbagai unsur relawan.

Sebagai tanda dimulainya kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla 2026, Gubernur H. Muhidin didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, melakukan pemeriksaan pasukan menggunakan mobil jeep.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau 2026, yang diperkirakan akan jauh lebih kering dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh dedikasi personel yang terlibat. Ia juga menegaskan bahwa penanganan Karhutla tahun ini berada di bawah satu komando yang ketat.

“Komando pengendalian kebakaran hutan dan lahan berada langsung di bawah satu garis komando Gubernur, dengan BPBD Provinsi sebagai koordinator pelaksana. Oleh sebab itu, saya minta seluruh kekuatan, baik personel maupun sarana prasarana, dipastikan kesiapannya mulai hari ini,” tegas H. Muhidin.

Gubernur juga menginstruksikan Satgas untuk memperkuat patroli terpadu, mendeteksi dini titik panas (hotspot), dan bergerak cepat melakukan pemadaman awal. Selain itu, ia mengimbau keras kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Ditemui selepas acara, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menegaskan bahwa Kabupaten Barito Kuala sudah melakukan persiapan yang sangat matang. Ia memastikan wilayahnya siap siaga penuh dalam mengantisipasi dan mengatasi ancaman kebakaran.

“Barito Kuala telah mempersiapkan diri dengan matang. Apabila ada musibah kebakaran, kita sudah siap. Saya tegaskan agar BPBD Barito Kuala terus fokus, berlatih, dan berjuang demi memastikan daerah kita aman dari kebakaran,” ujar H. Bahrul Ilmi.

Senada dengan Bupati, Kepala BPBD Barito Kuala yang hadir langsung dengan personel lengkap menambahkan bahwa seluruh instrumen pendukung telah disiagakan secara optimal.

“Kami dari BPBD Barito Kuala sudah sangat siap, baik dari segi kekuatan personel di lapangan maupun kesiapan peralatan pendukung,” pungkasnya optimistis. (diskominfo)