MARABAHAN – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) kembali menggelar Apel Kesadaran rutin yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kegiatan penegakan kedisiplinan tersebut berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Barito Kuala pada Senin pagi (03/08).

Pada kesempatan kali ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Barito Kuala bertindak sebagai pelaksana apel. Kepala DPMD Batola, Muhammad Mujiburrahman, S.STP., M.Si., hadir langsung memimpin barisan sebagai Pembina Apel.

Dalam amanatnya, Mujiburrahman menyampaikan bahwa Bupati Barito Kuala telah melantik sebanyak 37 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2026 pada 29 Juli lalu. Komposisi kepemimpinan desa tersebut terdiri dari 8 pejabat petahana dan 29 wajah baru yang resmi memasuki masa jabatan.

Menindaklanjuti pelantikan tersebut, DPMD Batola langsung bergerak cepat memulainya dengan program pembinaan intensif.

“Mulai hari ini kami melaksanakan pembinaan kepada 37 kepala desa yang baru, agar mereka nantinya dapat menjalankan tugas kepemimpinannya dengan sebaik-baiknya,” ujar Mujiburrahman.

Lebih lanjut, Mujiburrahman menekankan sejumlah bidang tugas utama yang wajib dipahami dan dijalankan oleh para Kepala Desa, yaitu:
• Penyelenggaraan Pemerintahan Desa: Berfokus pada optimalisasi dan efektivitas pelayanan publik kepada seluruh lapisan masyarakat desa.
• Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa: Menjalankan peran sebagai pejabat pengelola keuangan serta aset desa secara transparan dan akuntabel.
• Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Usaha: Mengelola program-program prioritas desa secara mandiri, meliputi:
o Pemberdayaan Sosial: Penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, serta layanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu.
o Peningkatan Ekonomi: Penguatan kemandirian ekonomi desa melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih.

Kegiatan apel pagi tersebut berjalan lancar dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemkab Batola dan pemerintah desa demi kemajuan masyarakat Barito Kuala. (Diskominfo)