Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) yang diikuti sebanyak 271 mahasiswa dan akan melaksanakan pengabdian di 25 desa dan kelurahan di Kabupaten Barito Kuala.

Kegiatan pelepasan peserta KKN dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala, Joko Sumitro, yang mewakili Bupati Barito Kuala sekaligus membacakan sambutan Bupati. Turut hadir Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dr. apt. Risya Mulyani, jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, para dosen pembimbing lapangan KKN, para kepala desa dan lurah yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN, serta seluruh mahasiswa peserta KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Joko Sumitro, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Universitas Muhammadiyah Banjarmasin atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kabupaten Barito Kuala sebagai lokasi pelaksanaan praktik KKN.

“Kepada adik-adik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang akan melaksanakan praktik KKN beserta para dosen pembimbingnya, selain menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, saya juga mempersilakan untuk melaksanakan praktik KKN di wilayah Kabupaten Barito Kuala,” ujar Joko Sumitro saat membacakan sambutan Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan, menghormati adat istiadat dan budaya lokal, membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, serta menghadirkan berbagai inovasi dan solusi yang nyata, aplikatif, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan desa.

Selain menjadi sarana implementasi ilmu pengetahuan, pelaksanaan KKN juga diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi dan masukan yang bernilai strategis bagi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam menyempurnakan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Semoga dari kegiatan praktik KKN ini nantinya dapat diperoleh berbagai rekomendasi, bahkan masukan sebagai informasi yang berharga bagi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala guna menyempurnakan dan memantapkan berbagai kebijakan pembangunan di masa yang akan datang,” demikian pesan Bupati yang dibacakan oleh Joko Sumitro.

Sebanyak 271 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Farmasi, Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Agama Islam (FAI) akan melaksanakan KKN Tematik yang berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di 25 desa dan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Alalak, Bakumpai, Barambai, Belawang, Cerbon, Mandastana, Marabahan, Rantau Badauh, dan Tabukan, dengan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Ditemui seusai kegiatan, perwakilan Mahasiswa KKN Kelompok 13 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Salim Sayyid dan Nurlina, menyampaikan optimisme mereka dalam menyongsong pelaksanaan KKN di Kabupaten Barito Kuala.

Salim Sayyid mengatakan seluruh peserta telah mempersiapkan diri secara matang, baik dari aspek mental, fisik, maupun penyusunan program kerja yang akan dilaksanakan di desa penempatan.

“Insya Allah kami sudah sangat siap, baik secara mental maupun fisik. Program kerja juga telah kami susun dan siap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kami siap beradaptasi dengan masyarakat serta mengabdikan ilmu yang kami miliki agar dapat memberikan kontribusi positif selama pelaksanaan KKN,” ungkapnya.

Sementara itu, Nurlina berharap seluruh rangkaian kegiatan KKN dapat berjalan lancar dan seluruh program kerja yang telah disusun mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap seluruh rangkaian KKN dapat berjalan dengan lancar. Semoga seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman yang berharga bagi kami sebagai bekal di masa depan,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan KKN Tematik ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan. Kehadiran para mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga mampu melahirkan inovasi, memperkuat budaya literasi, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi masukan berharga bagi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam mewujudkan pembangunan daerah yang semakin maju dan berdaya saing. (Rnld)