MARABAHAN – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, membuka secara resmi Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Barito Kuala di Kecamatan Cerbon, Sabtu (15/08).
Dalam sambutannya, Bupati H. Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para peserta didik baru yang mulai menapaki pendidikan di lembaga tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Barito Kuala serta wujud nyata keberhasilan sinergi antara Pemerintah Kabupaten, Kementerian Sosial, dan program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Ini adalah kesempatan emas untuk mencetak generasi emas penerus bangsa. Kita yakin, dengan pendidikan berasrama ini, anak-anak kita akan mampu meraih keberhasilan yang mungkin belum pernah terbayangkan sebelumnya. Teruslah bersekolah hingga jenjang yang tinggi, sayangi guru, dan jadikan diri kalian kebanggaan orang tua,” ujar Bupati.
Sementara itu, PIC Kementerian Sosial, Iskandar Mehdy Al-Farouqi, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan perjuangan panjang yang dimulai sejak audiensi pada Mei 2025. Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 6,7 hektare dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, mulai dari asrama, laboratorium, hingga rusun guru.
“Pembangunan ini merupakan kontrak multi-tahun 2025-2026 yang dirancang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” jelas Iskandar. Ia menambahkan bahwa untuk tahun ajaran 2026/2027, SRT 1 Batola telah menerima sebanyak 263 siswa yang tersebar dari 16 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan penampilan paduan suara, pengalungan tanda peserta MPLS secara simbolis oleh Bupati, serta peninjauan langsung sarana dan prasarana sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Barito Kuala, Pj Sekda, kepala SKPD, Camat se-Barito Kuala, serta para perwakilan dari Kementerian Sosial.

