Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menerima kunjungan kerja Ketua Komisi II DPR RI, H. M. Rifqinizamy Karsayuda dalam rangka Sosialisasi dan Pembagian Program Indonesia Pintar (PIP) serta penyerahan sertifikat tanah. Kegiatan berlangsung di Aula Selidah Marabahan pada, Kamis (3/9).

Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar bukan sekadar bantuan dana hibah atau finansial biasa, melainkan bentuk investasi masa depan pendidikan anak-anak di Kabupaten Barito Kuala.

Beliau menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata dan inovasi masa depan agar tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah hanya karena alasan biaya. Bupati juga berpesan kepada para siswa untuk menjadikan bantuan tersebut sebagai pemicu semangat belajar meraih prestasi, serta mengimbau para orang tua dan wali murid agar memanfaatkan bantuan sosial pendidikan tersebut secara bijak dan tepat sasaran demi menunjang kegiatan belajar anak-anak.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, H. M. Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan bahwa intervensi pemerintah melalui beasiswa PIP dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi untuk menjamin pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam akses pendidikan yang layak dan menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan adanya anak-anak usia sekolah yang terhambat pendidikannya hanya karena kendala ekonomi.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan PIP secara simbolis kepada 10 orang perwakilan siswa dari tingkat sekolah dasar di Kabupaten Barito Kuala. Selain penyerahan bantuan pendidikan, kunjungan kerja ini juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat tanah kepada perwakilan masyarakat penerima hak atas tanah, serta penyerahan sertifikat tanah wakaf untuk tempat ibadah, yaitu Masjid Arrahman di Desa Murung Raya, Kecamatan Bakumpai, dan Musholla Ar Raudah di Desa Sungai Pantai, Kecamatan Rantau Badauh.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Wakil Ketua DPRD Batola, unsur Forkopimda, para Asisten Sekda, pimpinan SKPD, perwakilan Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala BPN Batola, serta para tamu undangan dan masyarakat penerima bantuan.

Acara kemudian diakhiri dengan pemaparan materi serta sesi diskusi interaktif bersama pihak perbankan, dalam hal ini Bank BRI, mengenai teknis dan mekanisme penyaluran bantuan serta pengelolaan rekening siswa penunjang program PIP.