Banjarbaru, 29 Oktober 2026 – Kabupaten Barito Kuala kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Banjar Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (29/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Barito Kuala mengikuti lima genre lomba dengan mengirimkan sebanyak 10 peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Pendidikan dalam mendukung pelestarian, pengembangan, dan pewarisan bahasa daerah kepada generasi muda.
Perjuangan para peserta membuahkan hasil yang membanggakan. Adapun prestasi yang berhasil diraih oleh kontingen Kabupaten Barito Kuala adalah sebagai berikut:
- Juara 2 Cerpen Jenjang SD.
- Juara 5 Bakisah Jenjang SD.
- Juara 2 Bapandung/Komedi Tunggal Jenjang SMP.
- Juara 5 Puisi Jenjang SMP.
Selain prestasi pada masing-masing cabang lomba, Kabupaten Barito Kuala juga memperoleh Penghargaan Juara 1 pada lima genre FTBI Bahasa Bakumpai Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti nyata bahwa bahasa daerah, khususnya bahasa Bakumpai, memiliki potensi besar untuk terus dilestarikan dan dikembangkan melalui dunia pendidikan.

Kegiatan FTBI tingkat provinsi ini juga dihadiri secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) dan Kepala Seksi Pendidikan Dasar (Kasi Dikdas). Kehadiran jajaran pimpinan Dinas Pendidikan tersebut merupakan bentuk dukungan, perhatian, dan apresiasi terhadap perjuangan peserta didik serta guru pendamping yang telah mempersiapkan diri mengikuti kompetisi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta didik, guru pendamping, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan keikutsertaan Kabupaten Barito Kuala pada ajang FTBI tingkat provinsi ini.
Prestasi yang diraih bukan semata-mata tentang kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga merupakan wujud kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah. Bahasa daerah merupakan warisan budaya yang harus dijaga agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan, guru, dan peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, serta kecintaan terhadap bahasa ibu.
Selamat dan sukses untuk seluruh peserta FTBI Kabupaten Barito Kuala Tahun 2026. Terus berprestasi, lestarikan bahasa daerah, dan bangga menjadi generasi penjaga budaya Banua.
DISDIK BARITO KUALA
Bergerak Bersama, Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Melestarikan Budaya Daerah.

