Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Marabahan, Ibukota Kabupaten Barito Kuala (Batola), Minggu (12/04/2020) sekitar pukul 02.00 Wita dinihari.

Ironisnya, peristiwanya kembali melanda Desa Baliuk tepatnya RT 1 dengan jumlah rumah terbakar 3 buah dan 1 rusak ringan. Demikian dikutip dari informasi Kabag Humas dan Protokol (Humpro) Sekretariat Daerah (Setda) Batola, Hery Sasmita, melalui grup whatsapp.

“Telah terjadi kebakaran tadi malam pukul 02.00 Wita. Lokasi Desa Baliuk RT 1 yang menghanguskan 3 buah rumah dan 1 buah rusak ringan,” tulisnya.

Kabag Humpro yang juga menjabat Ketua DPD KNPI Batola itu merinci, tiga rumah yang terbakar masing-masing milik Rahmat Saputra, nenek Istaniah, dan Normila.

“Rahmat Saputra tinggal bersama istri dan dua anaknya. Sedangkan nenek Istaniah tinggal bersama anak dan cucunya, sementara Normila dan Nasrudin tinggal beserta 7 anggota keluarga yang terdiri 4 anak, 1 menantu, 1 cucu, dan 1 saudara,” paparnya.

Senada dengan Kabag Humpro, Mukri mengaku turut menyaksikan peristiwa hingga kebakaran berakhir. Saat di lokasi, papar Mukri memalui grup whatsapp, ia tidak ikut melakukan pemadaman karena sudah banyak petugas BPK yang memadamkan api.

“Saya hanya mendoakan dan menyaksikan hingga berakhirnya kebakaran. Kalau tidak salah ada tiga rumah yang terbakar,” paparnya.

Peristiwa kebakaran yang melanda Desa Baliuk ini merupakan yang kedua kalinya. Peristiwa pertama terjadi di RT 2, Kamis (19/03/2020) lalu sekitar pukul 02.40 Wita dinihari. Dalam peristiwa itu 6 rumah dan 1 sarang walet hangus terbakar.

Keenam rumah masing milik Mantri Ufik, Kaya, almarhum Abang, Mawar, Suji dan Kikis. Sedangkan bangunan sarang walet yang terbakar adalah milik Aswadi. (humpro)