Astagfirullah, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) menanjak. Senin (08/06/2020) kasus positif di Bumi Ije Jela ini bertambah 11 orang. Dari penambahan ini maka total pasien positif Covid-19 di Batola genap 100 orang. 

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS mengatakan, terjadinya penambahan pasien terkonfirmasi positif di Batola kali ini berasal dari tracking yang dilakukan Tim Gugus Tugas. 
“Setelah dilakukan pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) terhadap 22 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan OTG (Orang Tanpa Gejala) ditemukan 11 terkonfirmasi positif,” paparnya di sela mencanangkan Kampung Tangguh Mahelat Lebo Covid-19 Desa Kolam Kiri dan Karya Tani Kecamatan Barambai, Senin (08/06/2020).

Menyinggung penanganan Covid-19, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu mengutarakan, yang jadi masalah dihampir seluruh kabupaten/kota di Kalsel terkait sangat lambannya hasil swab sehingga pasien-pasien ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan OTG (Orang Tanpa Gejala) menjadi lama di karantina. 
“Mereka yang dikarantina ada yang 58 hingga 60 hari menunggu namun belum juga diperoleh hasil swab,” tuturnya sembari menyatakan, untungnya pasien-pasien itu tetap enjoy dan sabar. 

Karenanya, ia mengharapkan perhatian provinsi agar hasil swab cepat keluar supaya pasien-pasien dari kabupaten/kota bisa cepat pula dilakukan tindakan lanjutan.
“Bagi yang positif bisa dilanjutkan ke perawatan, sedangkan bagi yang negatif bisa dipulangkan sehingga tidak menumpuk di karantina,” katanya. 

Noormiliyani menerangkan, akibat banyaknya pasien yang menunggu hasil pemeriksaan swab, maka Batola sudah menjadikan 3 sarana gedung sebagai lokasi karantina. Gedung-gedung itu belum termasuk milik provinsi yang terdapat di Ambulung.
“Selama ini kita tak bisa berbuat apa-apa. Pasien yang diisolasi di karantina terpaksa harus menunggu, mau dikeluarkan khawatir kalau mereka positif,” ucapnya. 

Untungnya bersamaan kunjungan ke Kalsel, Minggu (07/06/2020), BNPB Pusat memberikan 
2 unit bantuan mobil PCR. Untuk itu, isteri anggota DPRD Provinsi Kalsel H Hasanuddin Murad itu berharap, melalui bantuan tersebut dapat mempercepat penanganan swab yang dilakukan sehingga spesimen yang menumpuk dapat teratasi dengan cepat. 

Sementara itu, Juru Bicara Tanggap Darurat Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengatakan, hingga Senin (08/06/2020) pukul 10.00 wita, kasus Covid-19 di Batola mengalami lonjakan drastis dengan total keseluruhan mencapai 392 kasus. 

Total 392 itu, tutur wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), terdapat kasus ODP 83 orang, PDP 5, OTG 204, dan Terkonfirmasi Positif 100 orang yang terdiri dari sembuh 5 orang, meninggal 2, dirawat 80 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 10 orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 6, di Karantina SKB Marabahan 29, di Karantina Provinsi 27, di Karantina Mess KTM Marabahan 6, di Karantina Kecamatan Alalak 1, di RS Bhayangkara 1, dan isolasi mandiri 13 orang. 

Terkait penambahan 11 pasien terkonfirmasi positif, wanita ramah itu mengutarakan, masing-masing 6 orang berasal dari Kecamatan Alalak, Mandastana 2, Marabahan 1, Tabunganen 1, dan Cerbon 1 orang. 

Terhadap 6 orang pasien dari Alalak, menurut Azizah, masing-masing diberi kode Btl-91 berjenis kelamin laki-laki berumur 49 tahun, Btl-94 berjenis kelamin perempuan berusia 60 tahun, Btl-98 berjenis kelamin laki-laki berusia 52 tahun, Btl-99 berjenis kelamin perempuan berusia 55 tahun, Btl-100 berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun, dan Btl-101 berjenis kelamin laki-laki berusia 34 tahun. 

Untuk pasien positif dari Marabahan, lanjut dia, merupakan pasien ODP berjenis kelamin wanita itu diberi kode Btl-92 berusia 25 tahun, pasien dari Tabunganen diberi kode Btl-93 berjenis kelamin wanita berusia 29 tahun, pasien positif dari Cerbon berkode Btl-96 berjenis kelamin wanita berusia 40 tahun. Sedangkan dua pasien dari Mandastana masing-masing diberi kode Btl-95 berjenis kelamin wanita berusia 9 tahun dan Btl-97 berjenis kelamin laki-laki berusia 49 tahun. 

“Btl-93, Btl-94, Btl-95, Btl-96, dan Btl-97 sedang diisolasi di Mess KTM Marabahan. Sedangkan Btl-91 diisolasi dirawat di RS Ansari Saleh Banjarmasin, Btl-92 diisolasi di RS Bhayangkara Banjarmasin, dan Btl-100 diisolasi di Karantina Kecamatan Alalak. Sementara untuk Btl-98, Btl-99 dan Btl-101 sedang diisolasi mandiri di rumah masing-masing,”paparnya.

Azizah menguraikan, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batola hingga kini berjumlah 100 orang, mengingat 1 orang yakni Btl-65 dikembalikan ke Pemko Banjarmasin sesuai domisili yang bersangkutan. 
“11 pasien terkonfirmasi positif baru ini terdapat delapan di antaranya belum diketahui riwayat penularannya. Sedangkan tiga lainnya akibat tertular pasien terkonfirmasi positif,” tutupnya.