Kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus mengalami lonjakan. Hingga Rabu (10/06/2020) keseluruhan kasus yang terjadi mencapai 478 orang. 

Total 478 kasus keseluruhan di Batola ini dengan rincian ODP (Orang Dalam Pemantauan) 106 orang, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 5, OTG (Orang Tanpa Gejala) 249, dan Terkonfirmasi Positif bertambah 123 orang.

Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, ada penambahan kasus covid-19 di Batola kali ini di antaranya terdapat pada ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 103 menjadi 106 kasus. 
Sementara pada PDP bertahan 5 kasus dan OTG justru terjadi pengurangan. Jika sehari sebelumnya kasus OTG di Batola berjumlah 249 kini totalnya menjadi 244 kasus atau terjadi penguruangan 5 kasus.

Yang mencengangkan, lanjut Azizah, justeru terjadi pada kasus Terkonfirmasi Positif terdapaat penambahan signifikan mencapai 23 orang sekaligus. Bila sehari sebelumnya kasus terkonfirmasi positif di Batola genap 100 orang kini totalnya menjadi 123 orang.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu memaparkan, untuk 106 kasus ODP masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan menyumbang 39 kasus, Alalak 34 (Semangat Dalam 11 dan Berangas 23), Anjir Muara 7, Tamban 6 (Jelapat 4), Tabunganen 5, Belawang 4, Kuripan 3, Lepasan (Bakumpai) 3, Cerbon 2, Rantau Badauh 2, dan Anjir Pasar 1 orang. 

Sedangkan 244 kasus OTG, lanjut dia, masing-masing dari Kecamatan Marabahan 75 kasus, Alalak 65 (Berangas 47 dan Semangat Dalam 18), Rantau Badauh 35, Wanaraya 15, Tamban 12, Tabunganen 7, Cerbon 6, Mandatana 6, Barambai 6, Belawang 4, Anjir Muara 4, Anjir Pasar 4, Lepasan (Bakumpai) 3, dan Mekarsari 2 orang. 

Untuk 5 orang kasus PDP, rinci Azizah, masing-masing dari Kecamatan Marabahan 2 kasus, Wanaraya 1 kasus, Mandastana 1 kasus dan Mekarsari 1 kasus. 

Sementara terhadap 123 orang kasus Terkonfirmasi Positif dengan rincian, lanjut wanita berhijab itu, 5 orang sembuh, 3 meninggal dunia, dan 86 orang dirawat masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 10 orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 6, di Karantina SKB Marabahan 29, di Karantina Provinsi 31, di Karantina Mess KTM 6, di Karantina Kecamatan Alalak 3, di RS Bhayangkara 1, dan diisolasi mandiri 29 orang.