Kabar gembira datang dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gustu-PP) Covid-19 Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (11/06/2020). Enam pasien terkonfirmasi positif dilaporkan sembuh. 
“Dengan mengucap syukur kepada Allah SWT kami menyampaikan berita baik atas kesembuhan 6 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” lapor Juru Bicara Tanggap Darurat Gustu-PP Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari, Kamis (11/06/2020) petang pukul 18.00 wita.

Dengan sembuhnya 6 pasien Covid-19 baru ini maka hingga kini keseluruhan pasien terkonfirmasi positif dari Kabupaten Batola yang sembuh berjumlah 11 orang.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menyatakan, enam pasien positif Covid-19 Batola yang sembuh setelah semuanya menjalani perawatan di Karantina Bapelkes Banjarbaru. 
“Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction/Reaksi Berantai Polymerase) selama dua kali dengan hasil negatif,” paparnya. 

Wanita ramah itu merinci, keenam pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Batola yang sembuh masing-masing tiga dari Kecamatan Alalak, dua dari Wanaraya, dan satu dari Barambai. 

Untuk tiga pasien dari Alalak, sebutnya, masing-masing berkode Btl-10 berjenis kelamin lelaki berusia 55 tahun, Btl-45 berjenis kelamin wanita berusia 30 tahun, dan Btl-48 berjenis kelamin laki-laki berusia 10 tahun. 
Sedangkan dua pasien dari Wanaraya, lanjutnya, masing-masing berkode Btl-03 berjenis kelamin laki-laki berusia 50 dan Btl-23 berjenis kelamin laki-laki berusia 12 tahun. Sementara satu orang dari Kecamatan Barambai berkode Btl-15 berjenis kelamin laki-laki berusia 30 tahun. 

Jubir Tanggap Darurat Gustu-PP Covid-19 Batola itu juga melaporkan hasil pantauan Covid-19 keseluruhan. Hingga Kamis (11/06/2020) pukul 12.55 wita, kasus Covid-19 di Batola berjumlah 475 kasus yang terdiri Orang Dalam Pemantauan (ODP) 96 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 6, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 250 orang. 

Selain itu juga terdapat pasien terkonfirmasi positif dengan total 123 kasus masing-masing sembuh 11 orang, meninggal 3, dan dirawat 86 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 10 orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 4, di Karantina SKB 31, di Karantina Provinsi 31, di Karantina Mess KTM 6, di Karantina Kecamatan Alalak 3, di RS Bhayangkara 1, dan isolasi mandiri 29 orang. 

Terhadap 96 kasus ODP, menurut Azizah, masing-masing berasal dari Kecamatan marabahan 39 orang, Alalak 22 (Berangas 15 dan Semangat Dalam 7), Anjir Muara 7, Mandastana 5, Tamban 5 (Jelapat 4), Lepasan (Bakumpai) 4, Belawang 4, Kuripan 3, Cerbon 3, Rantau Badauh 2, Anjir Pasar 1, dan Mekarsari 1 orang.

Untuk 250 OTG, lanjut dia, berasal dari Kecamatan Marabahan 71 orang, Alalak 52 (Berangas 32 dan Semangat Dalam 20), Anjir Pasar 38 (baru 34, lama 4), Rantau Badauh 35, Wanaraya 15, Cerbon 11 (baru 5, lama 6), Barambai 6, Belawang 4, Anjir Muara 4, Tamban 4, Lepasan (Bakumpai) 3, Mekarsari 3, Tabunganen 3, dan Mandastana 1 orang. 

Sedangkan untuk 6 orang PDP masing-masing dari Kecamatan Marabahan 2 orang, Wanaraya 1, Mandastana 1, Mekarsari 1, dan Alalak (Semangat Dalam) 1 orang.