Juru bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Barito Kuala (Batola), dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, pasien sembuh bertambah delapan orang namun kasus terkonfirmasi positif (kasus konfirmasi) juga bertambah 13 orang, Senin (20/07/2020).


Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, delapan kasus sembuh berasal dari Kecamatan Marabahan enam orang dan dari Kecamatan Rantau Badauh dua orang. 
“Enam pasien sembuh dari Marabahan yang berasal dari pemantauan Tim Covid-19 Kecamatan Marabahan semuanya wanita masing-masing Btl-159 (49 tahun), Btl-164 (62 tahun), Btl-175 (42 tahun), Btl-178 (63 tahun), Btl-273 (55 tahun) serta Btl-180 (48 tahun),” katanya. 


Sedangkan dua dari Kecamatan Rantau Badauh, lanjutnya, dialami Btl-011 (laki-laki 47 tahun) dan Btl-022 (wanita 41 tahun) berasal dari pemantauan Tim Covid-19 Kecamatan Rantau Badauh dan RSUD Abdul Aziz Marabahan. 


Terkait penambahan 13 kasus terkonfirmasi positif (kasus konfirmasi) baru yang semuanya dari pasien OTG/Kontak Erat, menurut wanita ramah itu, berasal dari Kecamatan Marabahan delapan orang, Bekawang dua, Alalak dua, dan Anjir Pasar satu orang. 


Menyangkut delapan orang dari Marabahan, rinci Azizah, dialami Btl-331 (laki-laki 69 tahun), Btl-334 (wanita 29 tahun), Btl-335 (laki-laki 49 tahun), Btl-336 (wanita 21 tahun), Btl-337 (wanita 10 tahun), Btl-338 (laki-laki 39 tahun), Btl-339 (laki-laki 34 tahun), dan Btl-343 (laki-laki 34 tahun). 
“Semua pasien yang belum bisa ditentukan riwayat kontaknya itu saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, terkecuali Btl-338 dan Btl-343 yang sedang diisolasi di ruang isolasi khusus Polres Batola,” katanya.


Terkait dua orang dari Belawang, jelas wanita berkaca mata itu, dialami Btl-332 (wanita 38 tahun) dan Btl-333 (laki-laki 2 tahun). Untuk dua pasien laki-laki dari Alalak adalah Btl-341 (35 tahun) dan Btl-342 (64 tahun). Sedangkan satu orang dari Anjir Pasar dialami anak perempuan berusia 4 tahun dengan inisial Btl-340. 
“Sama dengan pasien dari Marabahan, pasien-pasien berasal dari Cerbon, Alalak, dan Ajir Pasar yang juga belum bisa ditentukan riwayat kontaknya itu kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah,” tutur Azizah. 


Azizah menambahkan, dengan adanya penambahan pasien sembuh dan pasien terkonfirmasi positif baru ini maka total pasien sembuh di Batola saat ini menjadi 203 orang. Sedangkan pasien konfirmasi positif menjadi 342 orang.


Selain melaporkan penambahan pasien sembuh dan pasien positif baru, Jubir GTPP Covid-19 Batola ini juga menyampaikan hasil pantauan perkembangan kasus Covid-19. Hingga Senin (20/07/2020) pukul 13.28 wita, Azizah mengungkapkan, keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Bumi Ije Jela ini mencapai 665 kasus atau secara akumulasi bertambah lima kasus dibanding sehari sebelumnya. 


Dari 665 akumulasi kasus ini, rinci dia, masing-masing Suspek (ODP) 76 (berkurang 5 dari sehari sebelumnya), Probable (PDP) 2 (tetap), Kontak Erat (OTG) 245 (berkurang 3), dan Kasus Konfirmasi (Terkonfirmasi Positif) 342 (bertambah 13 dari sehari sebelumnya). 


Khusus 342 Kasus Konfirmasi, Azizah menguraikan, terdiri dari sembuh 203 orang, meninggal 5, serta dirawat 45 masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 5 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 4, Karantina SKB Marabahan 20, Karantina Provinsi 1, RS Bhayangkara Banjarmasin 6, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS TPT Banjarmasin 1, Karantina KTM Marabahan 1, Karantina Kecamatan Alalak 3, Isolasi Polres Batola 2, dan Isolasi Mandiri 89 orang.