Kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola) mengalami perkembangan fluktuatif. Berdasarkan laporan, Rabu (22/07/2020) terdapat enam pasien sembuh dan enam pasien terkonfirmasi positif (kasus konfirmasi) bertambah. 


Yang memprihatinkan, dari enam kasus konfirmasi baru ini satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Pasien laki-laki berusia 57 tahun dari Marabahan ini meninggal dunia Rabu (22/07/2020).
Selain itu juga terdapat bayi perempuan berusia empat bulan dari Alalak dengan inisial Btl-369 turut terpapar Covid-19. 


Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengungkapkan, enam kasus konfirmasi baru kali ini berasal dari Alalak empat orang dan Marabahan dua orang. 


Untuk empat pasien dari Alalak, papar Azizah, dialami Btl-366 (laki-laki 32 tahun), Btl-367 (wanita 32 tahun), Btl-368 (laki-laki 4 tahun), dan seorang bayi wanita berusia 4 bulan dengan inisial Btl-369. 
Sedangkan dua dari Marabahan, lanjutnya, dialami Btl-364 (wanita 47 tahun) dan Btl-365 (laki-laki 57 tahun) yang telah meninggal dunia 22 Juli 2020 hari ini. 
“Semua pasien yang sebelumnya berstatus OTG (kontak erat) dengan riwayat kontak belum bisa ditentukan itu kini menjalani isolasi mandiri di rumah terkecuali yang meninggal telah dimakamkan,” paparnya. 


Terkait enam pasien sembuh, Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola ini mengutarakan, berasal dari Kecamatan Alalak empat orang dan Kecamatan Marabahan dua orang. 


Terhadap empat pasien sembuh dari Alalak, terang dia, masing-masing berinisial Btl-108 (laki-laki 67 tahun), Btl-255 (wanita 42), Btl-298 (laki-laki 37 tahun), dan Btl-320 (laki-laki 20 tahun). Sedangkan dua pasien sembuh dari Marabahan dengan inisial Btl-179 (laki-laki 46 tahun) dan Btl-281 (laki-laki 10 tahun).
“Semua pasien sembuh ini berasal dari pemantauan Tim Covid-19 kecamatan masing-masing, terkecuali Btl-298 dan Btl-320 yang berasal dari pemantauan Tim Covid-19 BPSDMD Banjarbaru,” ucapnya.


Wanita ramah itu menuturkan, dengan adanya tambahan ini maka total pasien konfirmasi positif di Batola menjadi 368 orang, sedangkan pasien sembuh menjadi 217 orang. 


Selain melaporkan penambahan pasien sembuh dan kasus konfirmasi baru, Azizah juga melaporkan keseluruhan perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi Rabu (22/07/2020).
Hingga pukul 12.00 wita, kumulatif kasus yang terjadi mencapai 707 kasus atau bertambah 19 kasus dibanding sehari sebelumnya.


Dari 707 kasus yang ada, rinci dia, berasal dari Suspek 71 kasus (berkurang 2), Probable 1 (tetap), Kontak Erat 267 (bertambah 16), dan Kasus Konfirmasi 368 kasus. 


Khusus 368 Kasus Konfirmasi, urai Azizah, terdiri dari sembuh 217 orang, meninggal 6, serta dirawat 41 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 3 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 4, Karantina SKB Marabahan 18, Karantina Propinsi 1, RS Bhayangkara Banjarmasin 6, RSUD Ulin Banjarmasin 2, RS TPT Banjarmasin 1, Karantina KTM Marabahan 1, Karantina Kecamatan Alalak 3, Isolasi di Polres Batola 2, serta Isolasi Mandiri 104 orang.


Terhadap 71 Suspek, rinci Azizah, masing-masing dari Kecamatan Marabahan 43 orang, Tamban 6 (Jelapat 2), Alalak 5 (Semangat Dalam 3 dan Berangas 2), Belawang 4, Tabunganen 4, Bakumpai 3, Cerbon 2, Anjir Muara 2, dan Rantau Badauh 1 orang.


Untuk 267 Kontak Erat, masing-masing dari Marabahan 68 orang, Wanaraya 32, Anjir Muara 30, Belawang 25, Alalak 25 (Semangat Dalam 19 dan Berangas 6), Tabunganen 25, Mandastana 17 (baru 6 dan lama 11), Anjir Pasar 16 (baru 10 dan lama 6), Tamban 8, Mekarsari 7, Bakumpai 6, Cerbon 6, Tabukan 1, dan Barambai 1 orang. Sedangkan probable 1 orang.