3 pasien sembuh dan 7 pasien terkonfirmasi positif (kasus konfirmasi) kembali mewarnai perkembangan kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola), Senin (03/08/2020) hari ini. 
Kali ini semuanya berasal dari Kecamatan Alalak. Tragisnya, dari 7 kasus positif baru terdapat 2 di antaranya anak berusia 2 dan 3 tahun. 


Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Jubir GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari mengatakan, 7 kasus positif yang terdiri 3 laki-laki dan 4 wanita itu semula berstatus pasien kontak erat (OTG). 
“3 pasien positif laki-laki masing-masing berinisial Btl-433 (47 tahun), Btl-444 (3 tahun), dan Btl-446 (11 tahun). Sedangkan 4 pasien positif wanita masing-masing berinisial Btl-441 (41 tahun), Btl-442 (24 tahun), Btl-445 (2 tahun), dan Btl-447 (17 tahun),” katanya sembari menerangkan semuanya kini menjalani isolasi mandiri di rumah. 


Terkait 3 pasien sembuh, Azizah yang juga Kadinkes Batola itu mengutarakan, masing-masing berinisial Btl-105 (laki-laki 21 tahun), Btl-104 (wanita 50 tahun), dan Btl-224 (wanita 28 tahun). 
“Semua pasien yang semula dalam pemantauan Tim Covid-19 Kecamatan Alalak itu harus melanjutkan isolasi mandiri 14 hari di rumah untuk menjaga kesehatan,” paparnya sambil menambahkan, saat ini total pasien positif menjadi 446 orang dan pasien sembuh 274 orang. 


Azizah juga melaporkan hasil pantauan Covid-19, Senin (03/08/2020). Hingga pukul 13.00 wita, sebutnya, keseluruhan kasus yang terjadi di Bumi Ije Jela mencapai 693 atau berkurang 9 dibanding Minggu (02/08/2020).
Dari 693 kasus itu, urainya, terdiri dari suspek/ODP 82 kasus (berkurang 7 kasus), probable (PDP) tetap 0, kontak erat (OTG) 165 kasus (berkurang 9 kasus), dan kasus konfirmasi (konfirmasi positif) 446 kasus (bertambah 7 kasus).


Khusus terkait 446 kasus konfirmasi, rinci wanita ramah itu, terdiri dari sembuh 274 orang, meninggal 6, dan dirawat 63 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 2 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 4, Karantina SKB Marabahan 6, RS Bhayangkara Banjarmasin 6, RSUD Ulin Banjarmasin 4, Isolasi Polres Batola 2, Karantina Provinsi 37, Karantina KTM Marabahan 2, dan isolasi mandiri 103 orang.