* 10 Sembuh dan 3 Positif Bertambah

Pasien sembuh Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terjadi cukup signifikan mencapai 10 orang, Kamis (08/10/2020) hari ini. Kabar kurang enaknya terdapat penambahan 3 kasus konfirmasi (konfirmasi positif) dari Rantau Badauh hingga menjadikan kecamatan yang sudah masuk zona kuning itu menjadi zona merah kembali. “Hari ini pasien konfirmasi positif bertambah 3 orang, namun pasien sembuh terdapat 10 orang,” tukas Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Kasus Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari.

Ia menerangkan, 3 tambahan pasien konfirmasi positif berasal dari Kecamatan Rantau Badauh satu di antaranya terdapat anak laki-laki berusia 01 tahun berinisial Btl-646. Sedangkan 2 lainnya berinisial Btl-644 (laki-laki 43 tahun) dan Btl-645 (wanita 38 tahun).“Saat ini ketiga pasien positif baru yang berasal dari pasien suspek itu sedang dirawat di RSUD H Abdul Aziz Marabahan,” papar Azizah.

Terkait 10 pasien sembuh, wanita yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, 5 diantaranya berasal dari karyawan perusahaan kelapa sawit PT Tiga Daun yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tamban.

Kelima pasien yang sebelumnya dirawat di Asrama Haji Banjarbaru itu, lanjutnya, masing-masing berinisial Btl-622 (laki-laki 44 tahun), Btl-623 (laki-laki 33 tahun), Btl-624 (laki-laki 12 tahun), Btl-626 (laki-laki 24 tahun), dan Btl-629 (wanita 24 tahun).

Sedangkan 5 pasien sembuh lainnya, sebut Azizah, berasal dari Kecamatan Marabahan dengan inisial Btl-598 (laki-laki 33 tahun), Btl-603 (wanita 15 tahun), Btl-619 (laki-laki 20 tahun), Btl-620 (laki-laki 21 tahun), dan Btl-635 (laki-laki 49 tahun). “Btl-598 semula dalam pemantauan Tim Covid-19 Kecamatan Marabahan, Btl-603 dan Btl-635 semula dalam pemantauan Tim Covid-19 Karantina SKB Marabahan, serta Btl-619 dan Btl-620 semula dalam pemanntauan Tim-19 Karantina Asrama Haji Banjarbaru,” ucapnya.

Azizah menerangkan, dengan adanya tambahan baru ini maka total kasus konfirmasi di Batola menjadi 644 orang, sedangkan pasien sembuh mencapai 617 orang (95,80 persen) dan pasien meninggal 8 orang (1,2 persen), sehingga kasus konfirmasi atau yang sekarang diistilahkan kasus aktif tersisa 19 orang (2,96 persen).

“Saat ini 19 pasien yang mengalami kasus aktif ini terdapat 15 orang menjalani perawatan masing-masing di RSUD Anshari Saleh Banjarmasin 2 orang, di RSUD Abdul Aziz Marabahan 3 orang, di RSUD Ulin Banjarmasin 1 orang, di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin 3 orang, dan di Karantina Provinsi 6 orang,” jelas Azizah sembari menyatakan, sedangkan 4 orang lainnya tengah menjalani isolasi mandiri. Wanita ramah itu menambahkan, di Batola juga terdapat kasus suspek 11 orang, probable kosong, dan kontak erat 34 orang.