* Kasus Aktif Naik Lagi jadi 35 Orang

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) belum bisa disimpulkan mengingat kondisi yang terus berfluktuatif. Rabu (28/10/2020) hari ini, kasus konfirmasi (konfirmasi positif) kembali bertambah 4 orang, sedangkan pasien sembuh 2 orang.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Batola dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, penambahan 4 kasus konfirmasi yang berasal dari pasien kontak erat kali ini 3 di antaranya berasal Kecamatan Alalak, sedangkan 1 lainnya dari Rantau Badauh. Kendati dari Kecamatan Rantau Badauh ini dalam waktu bersamaan juga terdapat pasien sembuh 2 orang.

Disebutkan Azizah, 3 pasien positif dari Alalak berkode Btl-687 (wanita 32 tahun), Btl-688 (laki-laki 28 tahun), dan Btl-689 (laki-laki 48 tahun). Sedangkan pasien positif dari Rantau Badauh berkode Btl-690 (laki-laki 60 tahun). “Btl-687 dan Btl-690 sedang menjalani isolasi mandiri, sementara Btl-688 dan Btl-689 sedang diisolasi di Karatina Asrama Haji Banjarbaru,” paparnya.

Terkait 2 pasien sembuh dari Rantau Badauh, wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu membeberkan, 1 diantaranya balita berusia 1 tahun berjenis kelamin laki-laki berkode Btl-646. Sedangkan 1 lainnya berjenis kelamin wanita berusia 38 tahun berkode Btl-645. “Kedua pasien sembuh ini tadinya dalam pemantauan Tim Covid-19 Kecamatan Rantau Badauh,” ucap Azizah.

Wanita ramah itu mengutarakan, dengan tambahan 4 pasien positif baru dan 2 pasien sembuh kali ini maka total kasus konfirmasi di Batola menjadi 688 orang, sedangkan pasien sembuh 644 orang (93,60 persen), pasien meninggal dunia 9 orang (1,31 persen). Sehingga sisa kasus konfirmasi (kasus aktif) menjadi 35 orang (5,09 persen).

Saat ini, sebut Azizah, dari 35 kasus aktif ini terdapat 24 diantaranya menjalani perawatan masing-masing di Rumah Sakit Anshari Shaleh Banjarmasin 3 orang, di Rumah Sakit Islam Banjarmasin 2 orang, di Karantina SKB Marabahan 1 orang, di Karantina BTIKP Banjarmasin 2 orang, dan di Karantina Provinsi 16 orang. Sedangkan 11 lainnya menjalani isolasi mandiri. “Selain sejumlah kasus di atas di Batola juga terdapat kasus suspek 9 orang, probable 2 orang, dan kontak erat 59 orang,” pungkas Azizah.