Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS mulai membagikan paket sembako tahap 9 untuk 20.222 Kepala Keluarga (KK) tidak mampu dan terdampak Covid-19 se-Batola, Jumat (11/12/2020).

Selain itu, Yayasan Peduli Batola yang dibina Bupati Hj Noormiliyani juga menyerahkan secara simbolis bantuan tunai tahap 2 kepada 2.500 penerima. Bantuan yang besarnya masing-masing Rp200 ribu itu disalurkan melalui transfer bank.

Pembagian yang berlangsung di halaman Gedung Serba Guna Jalan Jenderal Sudirman Komplek Perkantoran Marabahan ini juga diikuti Kepala Bappelitbang Zulkifli Yadi Noor, Kadinsos Fuad Syekh, Kadiskoperindag Purkan, dan Kalak BPBD Sumarno.

Bantuan sembako tahap 9 diserahkan secara simbolis oleh Bupati Hj Noormiliyani kepada empat camat yakni Camat Anjir Pasar A Husaini, Camat Kuripan Hamdi, Camat Jejangkit Mujiburrahman, dan Plt Camat Mandastana M Husaini.Selanjutnya, bantuan-bantuan tersebut dikirimkan mempergunakan 4 armada truk untuk disampaikan ke masing-masing kades guna disampaikan kepada warga di desa masing-masing.

Sebelum penyerahan dilaksanakan, Bupati Hj Noormiliyani AS terlebih dahulu menyempatkan melihat-lihat para pekerja yang memasukan sembako ke dalam paket bungkusan yang berada di ruang Gedung Serba Guna Marabahan.

Bupati memberi apresiasi serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada para pekerja tidak kenal lelah membantu selama 9 bulan.“Terima kasih ulun ucapkan atas kerja pian sebarataan. Pian-pian sudah bekerja dengan baik untuk membantu sesama,” ucap mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu.

Noormiliyani menjelaskan untuk tahun 2021 segala jenis bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 masih belum jelas gambaran dari Pemerintah Pusat. Kendati untuk APBD Batola sudah disiapkan. “Untuk jaring pengaman sosial dari APBD Batola sudah kita siapkan, namun untuk pelaksanaannya nanti kita masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat dulu,” ucapnya.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Batola, Fuad Syekh menerangkan, bantuan yang diserahkan kali ini merupakan bansos kabupaten dari dinas sosial yang diperuntukan kepada 20.222 warga se-Batola. “Bantuan ini merupakan yang terakhir untuk tahun 2020, namun tidak menutup kemungkinan akan ada lagi bansos tahun 2021 nantinya,” ucapnya.

“Kami berharap pihak kecamatan dan desa segera meneruskan penyaluran bantuan agar masyarakat bisa langsung menerima,” harap Fuad.Fuad mengutarakan, untuk tahun 2021 mendatang telah disiapkan dana untuk jaring pengaman sosial yang berasal dari APBD Murni Batola sebesar Rp750 juta.