Cepatnya perkembangan teknologi memacu pertumbuhan industri bahkan olahraga elektronik atau biasa disebut Esports yang kini tengah digandrungi generasi muda termasuk di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Melalui gagasan Kabag Humas dan Protokol (Humpro) Pemkab Batola, Hery Sasmita, maka dibentuklah kepengurusan melalui musyawarah yang terpilih ketuanya dia sendiri.

Rabu (23/12/2020) pagi, dengan disaksikan Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, Ketua KONI Batola Dahlan, dan pihak Disporbudpar, Pengurus Cabang (Pengcab) Elektronic Sports Indonesia (ESI) Batola masa bakti 2020-2024 dilantik Ketua Pengprov ESI Kalsel melalui Sekretarisnya Handoko Tri Hatmojo.

Pengurus Pengcab ESI Batola yang dilantik di antaranya Ketua Umum Hery Sasmita SSTP MAP, Ketua Harian Maulana Rahman SPd, Sekretaris Mahyuda Rosandi Putera AMk Ak, Bendahara Amento SKom. Kepengurusan juga dilengkapi bidang-bidang.

Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS menyambut baik dibentuknya secara resmi kepengurusan olahraga elektronik ini. Sehingga bisa dengan serius dikelola dan diadakan pembinaan guna mencapai prestasi. “Buat adik-adik yang tergabung, jadikan ini kesempatan untuk belajar dan menggali kemampuan untuk bisa mengharumkan nama Batola, terlebih lagi ESI resmi jadi bagian cabor yang terdaftar di Koni Batola,” ucapnya.

Senada dengan bupati, Ketua Pengcab ESI Batola, Hery Sasmita, menyatakan bersama kepengurusan yang baru akan berusaha memaksimalkan potensi pemuda di Batola untuk meraih prestasi, khususnya di bidang game-game yang saat ini sudah menjadi mode di kalangan muda-mudi. “Kita akan adakan pembinaan, serta memberi mereka kesempatan untuk terus mengasah kemampuan dengan mengikuti maupun diadakannya turnamen-turnamen,” ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris ESI Kalsel Handoko Tri Hatmojo menyatakan, ESI Batola sendiri merupakan pengcab pertama yang dilantik secara resmi di Kalsel. Meskipun ada beberapa daerah yang telah dibentuk secara regional di 13 kabupaten/kota.“Rata-rata di 13 kabupaten/kota sudah ada, tapi ini Batola yang curi start duluan dilantik secara resmi,” tukasnya.

Handoko menambahkan, secara umum di Kalsel sudah banyak tumbuh atlet-atlet esports yang bisa bersaing di level nasional maupun Internasional. Salah satu fungsi penting pengcab sendiri menurutnya adalah penjaringan dan pembinaan atlet agar bisa berkompetisi dengan baik hingga berlabel profesional.