Kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) telah melampaui angka 1.000 orang, tepatnya mencapai 1.002 orang, menyusul terjadinya penambahan 16 pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) baru, Jumat (08/01/2021) hari ini.

“Hari ini pasien positif bertambah 16 orang. Dengan demikian total kasus konfirmasi di Batola telah menembus angka 1.000, tepatnya 1.002 orang,” tulis Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari di akun Grup Whatshapp Press Room Batola. Membaca informasi itu, seorang wartawan media online di Batola pun tampak kaget. “Masya Allah. Mudahan pandemi segera berlalu,” sahutnya yang diaminkan wartawan lainnya.

Azizah menguraikan, dari 1.002 total kasus konfirmasi di Batola ini terdapat pasien sembuh 879 orang (87,72 persen), meninggal dunia 13 orang (1,30 persen), dan kasus aktif 110 orang (10,98 persen).

Khusus terkait 110 kasus aktif, urai wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu, terdapat 20 orang yang menjalani perawatan di antaranya 5 orang di RSUD H Abdul Azis Marabahan, 1 orang di RS Sultan Suriansyah, 3 orang di RSUD Ulin, 1 orang di RS Islam, 9 orang di Bapelkes, dan 1 orang di SKB Marabahan. Sedangkan 90 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Menyangkut data tambahan 16 kasus positif baru, Azizah mengutarakan, 5 orang berasal dari Kecamatan Tamban, 4 dari Anjir Pasar, 2 dari Marabahan, serta masing-masing 1 orang dari Rantau Badauh, Kuripan, Bakumpai, Mekarsari, dan Alalak.

Untuk 5 pasien positif baru dari Tamban, beber Azizah, masing-masing berkode Btl-993 (wanita 53 tahun), Btl-994 (laki-laki 18 tahun), Btl-997 (wanita 52 tahun), Btl-998 (laki-laki 42 tahun), dan Btl-999 (wanita 39 tahun). Selanjutnya 4 pasien positif baru dari Anjir Pasar, jelasnya, 2 di antaranya masih anak-anak berusia 3 dan 8 tahun dengan kode Btl-1002 (laki-laki) dan Btl-1001 (wanita).

Sedangkan 2 lainnya sudah dewasa berkode Btl-1000 (wanita 39 tahun) dan Btl-1003 (wanita 41 tahun). Untuk 2 pasien positif baru dari Kecamatan Marabahan yang keduanya laki-laki, beber Azizah, masing-masing berkode Btl-995 (52 tahun) dan Btl-996 (64 tahun).

Sementara 5 orang sisanya, lanjutnya, berasal dari Rantau Badauh, Kuripan, Bakumpai, Mekarsari, dan Alalak dengan kode masing-masing Btl-989 (wanita 33 tahun), Btl-990 (laki-laki 28 tahun), Btl-991 (laki-laki 43 tahun), Btl-992 (laki-laki 21 tahun), dan Btl-1004 (wanita 21 tahun). “Semua pasien yang berasal dari kontak erat itu kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” tutup wanita ramah itu.