Selama Pebruari 2021 pasien positif (kasus konfirmasi) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus menunjukan tren peningkatan. Kamis (11/02/2021) hari ini, pasien positif kembali bertambah 10 orang. Sedangkan pasien sembuh hanya 2 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) mengatakan, penambahan pasien positif kali ini berasal dari Marabahan 3 orang, Anjir Muara 2 orang, Anjir Pasar 2 orang, dan masing-masing 1 orang dari Alalak, Cerbon, dan Mandastana.

Untuk 3 pasien positif dari Marabahan, jelas Azizah, dialami Btl-1230 (laki-laki 40 tahun), Btl-1231 (wanita 47 tahun), dan Btl-1232 (laki-laki 8 tahun). Selanjutnya 2 pasien positif dari Anjir Muara dialami Btl-1236 (wanita 29 tahun) dan Btl-1237 (laki-laki 20 tahun). Sementara 2 pasien positif dari Anjir Pasar dialami Btl-1238 (wanita 29 tahun) dan Btl-1239 (wanita 66 tahun).

Sedangkan lainnya dari berasal Alalak, Cerbon, dan Mandastana masing-masing Btl-1233 (laki-laki 32 tahun), Btl-1234 (wanita 27 tahun), dan Btl-1235 (wanita 25 tahun). “Para pasien menjalani isolasi mandiri di rumah, terkecuali Btl-1230 dan Btl-1237 diisolasi di SKB, sedangkan Btl-1238 diisolasi di Bapelkes, sementara Btl-1239 dirawat di RSUD Ansari Saleh,” paparnya.

Menyangkut 2 pasien positif sembuh, urai Azizah, di antaranya terdapat dari Alalak dengan kode Btl-1110 (wanita 50 tahun) yang semula dalam pemantauan Tim Covid-19 kecamatan setempat serta terdapat dari Tamban dengan kode Btl-1160 (wanita 48 tahun) yang semula dalam pemantauan Tim Covid-19 Bapelkes.

Wanita yang juga Kadinkes Batola itu mengutarakan, dengan adanya tambahan baru ini maka total kasus konfirmasi di Bumi Ije Jela menjadi 1.237 orang yang terdiri dari sembuh 1.080 orang (87,31 persen), meninggal 15 orang (1,21 persen), dan kasus aktif 142 orang (11,48 persen).

Khusus terkait 142 orang kasus aktif, urai Azizah, terdapat 106 orang menjalani isolasi mandiri dan 36 orang dalam perawatan masing-masing di RSUD H Abdul Azis 1 orang, di RSUD Ansari Saleh 2 orang, di Karantina Bapelkes 4 orang, dan di Karantina SKB 29 orang. Selain itu, tambahnya, di Batola juga terdapat kasus suspek 20 orang dan kontak erat 130 orang.