Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) kembali berlanjut, Rabu (24/03/2021). Sementara sasaran masih petugas pelayanan publik baik Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, Tenaga Harian Lepas (THL), termasuk para jurnalis.

Sementara dosis yang dialokasikan dari pelaksanaan yang berlangsung di Aula Selidah Kantor Bupati Batola ini sekitar 400 peserta masing-masing berkisar 200 untuk dosis pertama dan 200 orang untuk dosis kedua. “Hari ini sendiri dialokasikan untuk 6 SKPD dan TNI/Polri, baik untuk dosis pertama maupun kedua,” papar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Kabid P2P Dinkes) Batola, Dwikorawati.

Dwikorawati menyatakan, kegiatan vaksinasi untuk petugas pelayanan publik ini akan terus berproses sesuai dengan yang ditargetkan yakni sebanyak 26.057 orang. Selain itu petugas juga menjadwalkan penyuntikan kepada para guru selama 2 hari yakni Kamis dan Jumat (31 Maret – 1 April) 2021. Selanjutnya vaksinasi diadakan di puskesmas yang terdapat di wilayah kerja masing-masing dengan jadwal ditentukan kemudian serta melihat ketersediaan vaksin.

“Dalam tahap awal, kami menargetkan vaksinasi untuk 400 guru dari Kecamatan Marabahan. Teknis penyuntikan dilakukan selama dua hari sejak 31 Maret dan 1 April 2021,” papar Dwikorawati.

Kabid P2P Dinkes itu mengutarakan, ketersediaan vaksin terbilang menentukan, mengingat baru sekitar 7,2 persen petugas pelayanan publik yang mendapatkan dosis kedua ditambah tenaga kesehatan sudah lebih dari 4.000 orang yang telah divaksin.“Capaian itu masih jauh dari pembentukan herd immunity, karena belum semua warga mendapatkan vaksinasi. Artinya untuk mencegah penyebaran Covid-19 tetap harus memperhatikan protokol kesehatan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batola, H Sumarji menyatakan, pihaknya telah mendaftarkan sebanyak 2.666 guru untuk mendapatkan vaksinasi. “Untuk pelaksanaannya kami tinggal menunggu teknis dan penjadwalan yang diatur dinas kesehatan,” ucapnya seperti dikutip apahabar.com.

Sumarji menerangkan, vaksinasi sendiri sejalan dengan rencana Pemkab Batola untuk kembali menyelenggarakan pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021 bagi sekolah-sekolah SD dan SMP sederajat.