Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS menyerahkan bantuan Safari Ramadhan 1442 Hijriyah tahap 2, Selasa (20/04/2021). Sebagaimana tahap 1, bantuan yang diserahkan di Aula Mufakat Kantor Bupati Batola ini masing-masing bernilai Rp45 juta per mesjid.Bantuan yang dananya bersumber dari Pemkab Batola Rp25 juta, dari Bank Kalsel Cabang Marabahan Rp10 juta, dan dari PT Talenta Bumi Rp10 juta ini sengaja dilakukan dalam 2 tahap untuk menghindari kerumunan.

Sementara mesjid-mesjid yang mendapatkan bantuan kali ini ada 9 buah yang tersebar di 9 kecamatan masing-masing Mesjid Muhajirin Desa Bahandang Kecamatan Jejangkit, Mesjid Nurul Ibadah Desa Jelapat Baru Kecamatan Tamban, Mesjid Jami Nurul Mujahidin Desa Sungai Gampa Kecamatan Rantau Badauh. Selanjutnya, Mesjid Jami Al-Wakil Desa Puntik Luar Kecamatan Mandastana, Mesjid Hidayaturrahmah Desa Danau Karya Kecamatan Anjir Pasar, Mesjid Nurul Iman Desa Tabatan Baru Kecamatan Kuripan, Mesjid Fathul Jannah Desa Banitan Kecamatan Bakumpai, Mesjid Rahmad Kelurahan Berangas Kecamatan Alalak, dan Mesjid Darul Huda Desa Anjir Serapat Muara Kecamatan Anjir Muara.

“Kami mohon maaf pada Ramadhan 1442 Hijriyah ini tak bisa melakukan kunjungan safari karena pandemi Covid-19 ini. Kami hanya bisa menyerahkan bantuan mesjid melalui pengurus dan pelaksanaannya pun dalam dua tahap untuk mengurangi kerumunan,” tutur Bupati Noormiliyani.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu berharap melalui bantuan yang diberikan akan bermanfaat dan dapat dipergunakan sebaik-baiknya guna menunjang ibadah masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dan yang lebih penting lagi, lanjutnya, bantuan diharapkan bisa bermanfaat untuk kebutuhan mesjid terutama untuk memperbaikan kerusakan.

Di sela acara penyerahan bantuan mesjid, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu juga menyinggung tentang wabah Covid-19. Ia mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, menjaga jarak dan sering-sering mencuci tangan. Demikian pula kepada para pengurus mesjid diminta selalu memperhatikan penerapan prokes di mesjid masing-masing dalam setiap kegiatan peribadatan. Terlebih pada bulan puasa yang dinilai tingkat intensitas kegiatan peribadatan masyarakat semakin tinggi.

“Kami mengharapkan para pengurus mesjid selaku tokoh agama dan tokoh masyarakat juga bisa mengingatkan warga agar senantiasa mewaspadai penyebaran Virus Corona dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan,” pinta Noormiliyani. Dengan cara selalu waspada terhadap bahaya virus corona, diharapkan tingkat sebaran yang terjadi di Batola bisa menurun dan bahkan berhenti.