Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS menerima kehadiran sejumlah karyawan Bank Kalsel di kediamannya di Marabahan, Senin (26/04/2021). Kehadiran rombongan dipimpin Kabag UPPU PPAT, Gesy Meris Pasaribu didampingi Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan, Akhmad Fauzi Noor, ini dalam rangka memberikan bantuan paket sembako.

Bantuan yang dihimpun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari karyawan Bank Kalsel melalui Gen-K (Generasi Bank Kalsel) ini terdapat 100 paket. Selanjutnya bantuan yang diserahkan secara simbolis itu akan disalurkan kembali kepada yang membutuhkan.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang disampaikan Bank Kalsel. Ia menyatakan, bantuan yang diberikan sesegara akan disampaikan kepada yang berhak dan membutuhkan. “Kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas partisipasi serta kepedulian Bank Kalsel untuk turut peduli kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan,” papar bupati.

Terpisah, Gesy Meris Pasaribu berharap, bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan dipergunakan terutama bagi warga yang sangat membutuhkan. Koordinator Bidang Seni dan Budaya Gen-K Bank Kalsel Banjarmasin ini menerangkan, program bantuan sosial seperti ini rutin dilaksanakan setiap datangnya bulan Ramadhan dengan sasaran wilayah yang berbeda-beda.

“Selain Batola kami juga sudah membagikan bantuan semacam ini ke beberapa daerah lainnya seperti Barabai, Banjar, Banjarbaru, dan rencananya Pelaihari,” papar Gesy sembari menyatakan daerah yang menjadi prioritas terutama yang dinilai paling membutuhkan.

Wanita periang itu menambahkan, diberikannya bantuan bagi yang membutuhkan ini sesuai keberadaan bank yang merupakan milik banua sehingga diharapkan bermanfaat untuk masyarakat banua. Sementara itu, Kacab Bank Kalsel Marabahan, Akhmad Fauzi Noor menerangkan, bantuan sosial ini berasal dari gazi seluruh pegawai Bank Kalsel yang setiap bulannya dipotong 2,5 persen oleh UPZ. Sementara dalam pembagian, lanjutnya, memang terdapat prioritas seperti daerah-daerah yang terdampak bencana maupun dengan pertimbangan sosial lainnya.