Pelaksanaan Pilkades Serentak melalui Elektronik Voting (E-Voting) di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu (29/05/2021), telah memasuki gelombang tiga dari empat tahapan. Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS bersama Ketua DPRD Saleh, para anggota forkopimda, pimpinan SKPD, dan Camat Marabahan Eko Purnama Sakti melaksanakan pemantauan di wilayah Kecamatan Marabahan, tepatnya di TPS 1 Desa Penghulu, TPS 1 Desa Baliuk, dan TPS 1 Desa Bagus.

Sementara Wakil Bupati H Rahmadian Noor bersama forkopimda/mewakili, dan pimpinan SKPD memantau di wilayah Kecamatan Mandastana masing-masing di TPS 3 Desa Tabing Rimbah, TPS 2 Desa Puntik Dalam, TPS 1 Desa Puntik Tengah, dan TPS 1 Desa Semangat Dalam. Sedangkan Sekdakab Batola H Zulkipli Yadi Noor bersama para pimpinan SKPD memantau di TPS 1 dan 2 Desa Jejangkit Pasar, TPS 1 dan 2 Desa Jejangkit Muara, dan TPS 1 Desa Sampurna Kecamatan Jejangkit.

Dari beberapa pemantauan yang dilaksanakan, Bupati Hj Noormiliyani AS menilai, Pilkades di Kabupaten Batola ini mengalami peningkatan partisipasi pemilih. “Antusias pemilih meningkat. Jika dulunya berkisar 60 hingga 70 persen, untuk hari ini masih beberapa jam lagi, tapi yang datang memilih sudah mencapai 90 persen,” tutur Noormiliyani bangga.

Terlepas dari itu, orang nomor satu di Batola ini menyampaikan pelaksanaan Pilkades kali ini secara umum berjalan lancar dan baik. Meskipun tetap ada sedikit catatan terutama mengenai pemilih yang datang tidak membawa KTP atau identitas diri. “Karena evoting hal baru, ya kita akan upayakan sosialisasi yang lebih maksimal lagi. Karena sangat disayangkan jika hak suara mereka tidak tertunaikan,” ucapnya saat berada di TPS 1 Desa Bagus.

Harapannya, lanjut bupati, pemilihan serupa dengan teknis evoting bisa terus dikembangkan. Paling tidak, sebagai terobosan bisa diterapkan pada pemilihan Bupati Batola pada 2024 mendatang. Mudahnya evoting turut dirasakan Akhmad Rosyadi, pemilih di Desa Baliuk. Ia merasa dengan teknis evoting cukup mudah dan terpenting meminimalisir tindak kecurangan. “Tidak ada kesulitan, cukup mudah dan lebih efisien mengenai waktu,” tutur mantan Kabag Humpro Setda Batola itu sembari menambahkan, ketika menemui kesulitan saat proses pemilihan cukup teratasi dengan petugas yang ada di TPS.

Kadis PMD Mochammad Aziz mengutarakan, pilkades serentak gelombang tiga ini diselenggarakan di empat kecamatan masing-masing Marabahan dengan 5 desa terdiri dari 3 secara evoting dan 2 konvensional, Mandastana dari 11 desa terdapat 3 evoting dan 8 konvensional, Jejangkit dari 6 desa terdapat 3 evoting dan 3 konvensional, serta Alalak dari 13 desa terdapat 3 evoting dan 10 secara konvensional.