Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (05/08). Dalam kunjungan menko mengapresiasi penyaluran bantuan Kemensos dan BLT dana desa oleh Pemkab Batola.

Disambut langsung Bupati Batola Hj Noormiliyani beserta jajarannya, Menko PMK Muhadjir Effendy memeriksa langsung penyaluran bantuan Kemensos dan BLT dana desa di Desa Semangat Dalam Kecamatan Alalak dan Desa Anjir Muara Kota Kecamatan Anjir Muara. Tak hanya itu, Muhadjir Effendy menyempatkan melihat langsung pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Semangat Dalam 1. Sedangkan di Desa Anjir Muara Kota menteri juga melakukan pemeriksaan UPT Puskesmas Anjir Muara.

Di SDN Semangat Dalam 1, Muhadjir Effendy bercengkrama langsung dengan murid-murid serta membagikan masker khusus anak-anak. Hal serupa juga dilakukan di UPT Puskesmas Anjir Muara. Selain masker, Muhadjir Effendy juga memeriksa persediaan obat Covid-19. Bahkan Dia juga menyempatkan memeriksa tabung oksigen.”Keputusan bupati yang memberlakukan sekolah tatap muka yang masih diselenggarakan di tengah PPKM level 3, sangat bijak,” ujar Muhadjir.

PTM yang dilakukan di Batola, lanjutnya, sangat baik, terutama protokol kesehatan sangat dipatuhi. “Tadi saya cek anak-anak yang sekolah, semuanya bagus,” ujarnya sambil menambahkan, anak turun sekolah di masa pandemi juga termasuk media pembelajaran anak untuk berlatih disiplin dan menjaga kesehatan.

Sementara terkait penyaluran bantuan Kemensos dan BLT dana desa dengan menyalurkan bantuan langsung ke masyarakat, Muhadjir Effendy menilai, sudah baik. “Berkaitan dengan penanganan Covid-19 di puskesmas, saya nilai sudah baik dengan menyediakan obat virus dan tabung oksigen,” paparnya.

Atas apresiasi Menteri, Bupati Hj Noormiliyani mengucapkan rasa syukur dan terima kasih.Bupati perempuan pertama di Kalsel ini menyatakan, semua terlaksana dari kerjasama semu pihak. “PTM kita mendapat apresiasi dari menteri itu berkat prokes yang dilakukan anak-anak,” ujarnya sembari menambahkan usai belajar anak-anak diminta langsung pulang. “Saya mewanti-wanti kepada semuanya jika terjadi sesuatu sekolah akan ditutup agar semua selalu mentaati prokes,” tukas Noormiliyani.