* Bupati Nyatakan Kepercayaan Dilihat dari Kinerja

Gerbong pejabat di lingkungan Pemkab Barito Kuala (Batola) kembali bergerak. Bupati Hj Noormiliyani AS melantik dan mengambil sumpah 111 pegawainya, Selasa (14/09/2021). Ke-111 pejabat yang dilantik dan diambil sumpah tersebut terdiri 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 21 Pejabat Administrator (Eselon III), 82 Pejabat Pengawas, serta 4 Pejabat Administrator dan Pengawas Disdukcapil.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Selidah Kantor Bupati Batola yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) H Zulkipli Yadi Noor dan Kepala Bapegdiklat HA Mawarni ini diawali pembacaan surat keputusan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara sumpah dari tiga perwakilan pejabat di hadapan bupati dengan disaksikan Kepala Bapegdiklat HA Mawarni dan Kadis Perpustarda Siti Aminah.

Khusus untuk Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik dan diambil sumpah terdiri dari Drs Nor Ipani yang menempati Kepala Dinas Perhubungan, Suyud Sugiono SIP yang dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rusmadi SSos MA sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Muhammad Anjar Wijaya SSos sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan.

Di kesempatan pengambilan sumpah dan pelantikan ini juga dilaksanakan penyerahan SK Kenaikan Pangkat golongan IV/c ke atas untuk 4 pejabat mulai dari Sekda Ir H Zulkipli Yadi Noor MSc dengan pangkat/golongan ruang Pembina Utama Madya IV/d, Siti Aminah SAP dengan pangkat/golongan ruang baru Pembina Utama Muda IV/c, Mochammad Azis S.Sos pangkat/golongan ruang baru Pembina Utama Muda IV/c, dan Sri Saabany Ulfah SP pangkat/golongan ruang baru Pembina.

Bupati Hj Noormiliyani AS mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat di setiap instansi pemerintah sudah merupakan prasyarat sebuah organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan yang merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai. Mengingat, sebutnya, pengembangan karier pegawai tidak semata-mata dilakukan untuk kepentingan pegawai melainkan lebih diutamakan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar tetap berjalan dengan baik, terutama dalam kaitan kegiatan prioritas pembangunan.

“Dalam menempatkan pegawai saya melihat dari kinerja serta kepekaan kalian sendiri. Untuk itu jangan berprasangka yang macam-macam serta berkomentar itu dan ini,” paparnya sembari meminta pegawai menunjukan kemampuan jika ingin dipercaya menduduki jabatan.

Mengingat, dalam menentukan kepercayaan terhadap pegawai, sebutnya, selain bisa dari pertimbangan laporan pimpinan juga dilihat dari hasil kemampuan serta kinerja.Wanita yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini menyarankan, dalam bekerja ASN hendaknya menanamkan sikap tulus ikhlas agar kinerja yang dihasilkan maksimal yang akan menjadi pertimbangan pimpinan dalam memberikan kepercayaan.

Sementara itu, Sekdakab Batola, dalam arahannya mengajak pejabat yang dilantik dan diambil sumpah bersyukur. Mengingat bupati dalam menempatkan pejabat didasari atas pertimbangan kemampuan dan kinerja tanpa didasari embel-embel pungutan sebagaimana yang sering diisukan di daerah lain. Untuk itu, ajak Sekda yang akrap disapa pak Zul ini, dalam merespon kepercayaan yang diberikan bupati sudah sepatutnya disikapi dengan kinerja terutama dalam upaya mewujudkan visi misi yang diharapkan.

Sekda mengutarakan, masa jabatan Bupati Hj Noormiliyani AS dan Wabup H Rahmadian Noor hanya menyisakan waktu lebih dari setahun. Di sisa waktu itu, sebutnya, bupati mengharapkan target-target yang diletakan untuk pencapaian visi misi bisa tercapai.