Korban kebakaran yang terjadi di Desa Tinggiran II Luar Kecamatan Tamban, Rabu (27/10/2021) lalu, mendapat kunjungan Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS, Jumat (29/10/2021). Kehadiran bupati yang didampingi Ketua TP-PKK Batola Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, Ketua DWP Hj Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor, Kepala BPBD Batola Sumarno, dan Camat Tamban Agus Supriyadi ini selain ingin melihat dari dekat kondisi warga yang tertimpa musibah sekaligus untuk menyampaikan bantuan.

Sejumlah bantuan yang diberikan seperti sembako, terpal, mie instan dan lainnya dari BPBD, uang tunai, paket shalat, dan masker dari PKK, paket sembako dari Yayasan Bunga Karamunting, dan uang tunai serta sembako dari Forum Ibu Peduli Sosial (FIPS). Tak hanya itu, secara spontan Bupati Noormiliyani juga memberikan bantuan uang Rp10 juta untuk dibagi-bagikan kepada mereka yang terkena musibah.

Bupati satu-satunya perempuan di Kalsel ini tergerak membantu karena merasa iba atas korban kebakaran yang nyaris tak bisa menyelamatkan harta benda mereka. Semua bantuan diserahkan ke masing-masing perwakilan korban baik di RT 16 maupun RT 17 Desa Tinggiran II Luar.“Tolong dibagikan, semoga melalui bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan mendesak bapak ibu,” ucap bupati.

Kepada para korban, atas nama pribadi dan pemerintah bupati menyampaikan rasa prihatin mendalam terhadap musibah yang menimpa mereka. Wanita yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi ini memberi pesan agar tidak berputus asa namun tetap semangat menjalani kehidupan dengan terus berusaha sehingga mampu melewati cobaan Allah SWT.

Sementara terhadap warga yang tidak terkenaa musibah, ia mengajak bersyukur serta menjadikan kejadian sebagai pelajaran supaya lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran. “Kami harapkan kejadian ini dapat diambil pelajaran untuk lebih berhati-hati atas kebakaran. Jika ingin bepergian atau mau tidur dan mau melaksanakan aktivitas lainnya hendaknya memastikan kompor tidak sedang menyala serta mewaspadai terjadinya korsleting dan segala bentuk lainnya,” ingatnya.

Seperti diketahui, peristiwa kebakaran terjadi di RT 16 dan 17 Desa Tinggiran II Luar Kecamatan Tamban ini pada, Rabu (27/10/2021) sekitar pukul 15.45 Wita. Dari peristiwa ini 5 rumah dan 1 bedakan hangus, masing-masing 2 rumah di RT 16 milik Hj Mawar dan Amaiyudin serta milik M Jahanes, Pariyadi, Eddy, dan 6 bedakan milik Hj Mawar yang terdapat di RT 17.

Mayoritas bangunan terbuat dari kayu dengan berjarak cukup rapat satu sama lain. Sementara akses menuju lokasi hanya menggunakan titian. Para korban saat ini diarahkan bermalam sementara di mess dan kantin PT Tanjung Raya Plywood yang terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran.