Taman Raja Tumpang merupakan kawasan Ruang Terbuka Publik yang terletak di sisi Jalan AES Nasution, kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. Beberapa fasilitas yang tersedia di kawasan ini cukup lengkap, seperti fasilitas bermain untuk anak-anak, sejumlah kursi panjang dan trek untuk berjalan kaki mengitari taman.

Taman Raja Tumpang berhasil menarik perhaian anak-anak usia dini untuk belajar dan bermain di area terbuka. Raja Tumpang digadang-gadang menjadi salah satu Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di kabupaten Barito Kuala.

Siti Faridah Guru TK. Pembina mengaku murid-muridnya  sangat riang ketika belajar di taman Raja Tumpang. Selain bisa mengeksplor permainan yang ada di taman, para siswa juga menjadi antusias ketika belajar di luar kelas. Ia katakan suasana di Taman Raja Tumpang cocok dimanfaatkan  untuk ruang belajar anak mengenal lingkungan sekitar.

“Lingkungan sekitar perlu diperkanalkan kepada anak-anak juga agar belajar menjadi  tidak bosan. Di taman ini selain motorik halus juga ada motorik kasar sehingga memenuhi media pembelajaran anak,” ungkapnya.

Memanfaatkan kesempatan berkumpulnya para siswa dan guru yang sedang berada di taman, UPT Damkar Marabahan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Barito Kuala menggelar aksi simulasi pengenalan alat-alat pemadaman kebakaran pada Selasa (12/12).

Nyoman Batola, SH., Kasubag PU UPT Damkar Marabahan ungkapkan simulasi tersebut berupaya mengenalkan secara langsung  dan mengedukasi anak-anak terkait apa saja fungsi dari alat pemadam kebakaran.

Menampilkan Pump Truck yaitu mobil Damkar khusus yang digunakan untuk mengambil air, dilengkapi dengan tangki air dan membawa peralatan pemadam kebakaran lainnya menjadikan Simulasi berlangsung atraktif.

Selain itu Alat Pelindung Diri (APD) turut diperkenalkan, Nyoman katakan UPT Damkar Marabahan juga sering kali melakukan aksi  perlindungan seperti pembasmian sarang tawon dan ular yang masuk di rumah warga.

Sri Wahidah Sekretaris Satpol PP Barito Kuala menambahkan bahwa UPT Damkar selalu siap menerima panggilan warga. “Kita siap menerima telpon 24 jam bagi warga Barito Kuala terkait Penanggulangan dan penyelamatan, nomor darurat Damkarpun tersedia di website dan facebook,” tegasnya. Pada hari itu Satpol PP Kab. Barito Kuala turut  melaksanakan simulasi pengamanan termasuk memastikan kelayakan alat-alat bermain dan pengawasan taman bermasin bebas dari asap rokok. “Kita harus lindungi dan pastikan ruang bermain ramah anak adalah kawasan dilarang merokok maupun tindak kekerasan lainnya terhadap anak, “pungkas Sri Wahidah. (Wke/Kominfo)