Media Center Diskominfo melakukan wawancara langsung bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Batola) Aris Saputera, S.STP., M.Si di halaman Kantor Bupati, Marabahan, Senin (17/2).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batola Aris Saputera menuturkan terkait berbagai kondisi sekolah yang ada di kabupaten Barito Kuala. Sebutnya kondisi sekolah-sekolah di Barito Kuala saat ini masih banyak tergolong memperihatinkan.

Pemerintah kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Pendidikan melaksanakan kegiatan yang diberjudul “Menjemput Prioritas” yang artinya melihat datang langsung ke lokasi. Ujar Aris kegiatan ini bertujuan agar bisa menentukan sekolah yang betul-betul akan diprioritaskan dengan adanya sarana dan prasarana menjadi faktor pendukung untuk Guru dan Siswa/Siswi agar bersemangat untuk sekolah.

“Berdasarkan hasil data dan pantauan tahun sebelumnya maka ditahun 2025 ini ada beberapa sekolah yang akan diprioritaskan dan diperbaiki dengan menggunakan dan memaksimalkan anggaran yang ada akan segera dilakukan meskipun masih belum bisa menjangkau seluruhnya,” katanya.

Aris juga mengatakan sekolah yang menjadi prioritas bukan hanya dikota saja tetapi juga diujung kabupaten Barito Kuala seperti Desa Kuala Lupak dan Muara Pulau.

Kondisi yang memperihatinkan itu menurutnya juga merupakan penyumbang data terbesar Angka Tidak Sekolah (ATS). Kadisdik Batola Aris ungkapkan kondisi memperihatinkan itu meliputi kerusakan sarana dan prasarana yang cukup merata hampir semua sekolah yang dikunjungi seperti keadaan toilet dan halaman sekolah, terlebih saat ini katanya tingginya curah hujan menyebabkan terendamnya sejumlah sekolah di kawasan kecamatan Jejangkit dan Mandastana.

Dalam wawancaranya Aris juga sampaikan himbauan adanya perubahan jam belajar selama bulan Ramadhan. Sebutnya berdasarkan rapat dengan perwakilan Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan maka menghasilkan kesepakatan yaitu jenjang PAUD masuk sekolah pada pukul 08.30 hingga 10.00 WITA, jenjang SD Kelas 1,2 dan 3 pukul 08.30 hingga 10.30 WITA, jenjang SD Kelas 4,5, dan 6 pukul 08.30 hingga 11.00 WITA, jenjang SMP pukul 08.30 hingga 12.00 WITA dan hari jum’at pukul 08.30 hingga 11.00 WITA.

“Kami berharap dengan jam belajar baru selama Ramadhan bisa dilaksanakan dan tentunya kegiatan sekolah juga bisa diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan,” tutupnya. (Iful/Foto: Bana)