Gerakan Tanam Serempak Nasional yang digelar Kementerian Pertanian pada (18/09) dipusatkan di Provinsi Riau dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di lahan pertanian optimalisasi lahan (Oplah) di wilayah Barito Kuala (Batola) seperti Kecamatan Barambai di Desa Kolam Kiri Dalam.
Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Andi Amal Hayat Makmur, menyampaikan bahwa aksi tanam serempak ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dalam memperkuat produksi pangan nasional.
“Melalui pemanfaatan lahan OPLAH 2024, OPLAH 2025, dan lahan CSR 2025, kita dorong akselerasi tanam untuk memastikan ketahanan dan kedaulatan pangan terus terjaga,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, penanaman padi dilakukan secara langsung di lahan seluas kurang lebih 10 hektar. Proses penanaman juga didukung oleh pemanfaatan teknologi pertanian modern, seperti penggunaan drone penebar benih serta alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor penyiap lahan.
Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menegaskan komitmennya untuk terus memajukan sektor pertanian di wilayah Barito Kuala meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan iklim dan cuaca.
“Hari ini di Kecamatan Barambai kita melakukan penanaman sekitar 10 hektar bersama tim. Semangat kami di Kabupaten Barito Kuala tak pantang mundur dan selalu menginginkan Barito Kuala menjadi daerah dengan pertanian terbaik,” tegas H. Bahrul Ilmi saat memberikan keterangan di lokasi tanam.
Sementara itu, Perwakilan Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kalsel, Freddy, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kendala geografis dan iklim di lapangan.
“Di sini adalah bukti kolaborasi di tengah kemarau yang panjang. Kondisi di lapangan menghadapi tantangan kekeringan dan air asin, sehingga inilah yang harus kita carikan solusinya bersama,” jelas Freddy. Ia menambahkan bahwa peralatan pendukung seperti pompa air telah disiapkan di lokasi untuk mengoptimalkan penggunaan air.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalsel, Ariadi Noor, berharap gerakan skala besar ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani serta memicu kenaikan hasil produksi pertanian daerah.
“Harapannya mudah-mudahan dengan proyek besar ini bisa membantu kesejahteraan petani, utamanya di Banua kita. Sehingga ketersediaan lahan memadai, bertambahnya lahan dengan cetak sawah baru, dan produktivitas pertanian Banua Kalimantan Selatan semakin meningkat,” pungkas Ariadi Noor.
Acara ini turut dihadiri oleh lintas sektor, antara lain jajaran DPKP Kalsel, Perum Bulog, BBRMP Kalsel, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Barito Kuala, BWS Kalimantan III Banjarmasin, Kantah Kab. Barito Kuala, unsur Forkopimcam Barambai, jajaran penyuluh pertanian, serta para kelompok tani setempat.
Dengan adanya sinergi yang kuat Gerakan Tanam Serempak ini diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman serta mengoptimalkan potensi lahan rawa demi mewujudkan Swasembada Pangan Nasional. (Diskominfo)

