ALALAK — Penyaluran bantuan air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih akibat intrusi air laut di Kabupaten Barito Kuala terus diperluas. Memasuki hari ke-14, upaya kolaboratif ini menyasar kawasan Kecamatan Alalak, tepatnya di Desa Beringin dan Desa Sungai Lumbah pada Sabtu (03/10).

Lokasi pertama penyaluran dipusatkan di halaman Poskesdes Desa Beringin. Dalam sambutannya, Sekda Barito Kuala Selamat Riyanto menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati dan menyampaikan titipan salam hangat bagi seluruh warga.

“Hari ini memasuki hari ke-14 penyaluran air bersih hasil kerja sama Pemkab Barito Kuala, PDAM, Kodim 1005/Barito Kuala, serta Forkopimda. Meskipun jumlahnya mungkin tidak terlalu besar, harapan kami bantuan air bersih gratis ini dapat sedikit meringankan beban pengeluaran warga sehari-hari,” ujar Sekda di hadapan warga Desa Beringin.

Sekda juga memastikan bahwa air bersih yang disalurkan telah melalui pemeriksaan baku mutu sehingga aman digunakan oleh masyarakat. Senada dengan hal tersebut, perwakilan Direktur PDAM Barito Kuala turut mengimbau agar warga tetap memasak air tersebut terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Setelah penyaluran di Desa Beringin usai, rombongan melanjutkan penyerahan bantuan di titik kedua, yaitu di halaman Langgar Miftahul Jannah, Desa Sungai Lumbah. Warga di kedua desa menyambut hangat kedatangan rombongan dan mengapresiasi perhatian penanganan krisis air bersih yang terus berlanjut ini.

Upaya penanganan pasokan air bersih akan terus digulirkan secara berkesinambungan di wilayah-wilayah yang terdampak intrusi air laut guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. (diskominfo)