ALALAK — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) terus memperluas penyaluran bantuan air bersih guna membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Memasuki hari ke-17, aksi kolaboratif ini menyasar warga di kawasan Desa Pulau Alalak, Kecamatan Alalak, Selasa (06/10).
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi antara Pemkab Barito Kuala, PDAM, dan Kodim 1005 Barito Kuala. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Kuala, Selamat Riyanto, yang memantau langsung proses pembagian air bersih kepada masyarakat sekitar.
Mengawali sambutannya, Sekda Batola Selamat Riyanto menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Barito Kuala sekaligus menitipkan salam hangat kepada seluruh warga Pulau Sewangi.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan berbagi air bersih ini telah berjalan selama 17 hari menyambangi berbagai kecamatan dan desa yang mengalami krisis air akibat intrusi air laut.

“Pemerintah daerah bersama PDAM bekerja sama dengan Kodim 1005 Barito Kuala memberikan bantuan air ini secara gratis. Memang jumlahnya tidak banyak, tapi mudah-mudahan ini bisa mengurangi beban pengeluaran pian-pian (saudara-saudara sekalian) untuk membeli air,” ujar Selamat Riyanto di hadapan warga.
Lebih lanjut, Sekda memastikan bahwa kualitas air bersih yang didistribusikan telah melalui uji kelayakan oleh Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala, sehingga aman untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sehari-hari.
Adapun total bantuan air bersih yang disalurkan pada titik ini mencapai sekitar 10.000 liter. Bantuan ini diharapkan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah musim kemarau.
Di akhir sambutannya, Sekda mengajak seluruh masyarakat yang berhadir untuk bersama-sama memanjatkan doa agar kondisi alam segera membaik.
“Mari kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan airnya cepat tawar (ampih asin), mudah-mudahan hujan lekas turun, serta musibah kebakaran hutan bisa segera berhenti,” pungkasnya.

