Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Barito Kuala Indah Kartini Susilo hadiri acara Pameran produk kerajinan Sulam Sugul khas Banjar yang berlangsung di Gedung William Tandiono, Gambut, Kab. Banjar, pada Selasa (03/11).

Suksesnya pameran ini turut menarik perhatian dari Ketua GOW Barito Kuala, Indah Kartini Susilo, yang hadir langsung dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pameran kerajinan Sulam Sugul.

Saat diwawancarai media, Indah Kartini Susilo mengungkapkan kekagumannya terhadap upaya revitalisasi budaya ini.

“Alhamdulillah saya mengapresiasi penuh acara ini. Acara ini sangat bagus dan bertujuan untuk mendongkrak serta membudidayakan kembali Sulam Sugul yang sudah lama tenggelam dengan gaya baru yang lebih modis di zaman modern sekarang, sehingga bisa dikenal lagi oleh masyarakat masa kini,” ungkapnya.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan Pemkab Banjar ini menjadi pelajaran bernilai untuk diterapkan di Kabupaten Barito Kuala. Indah bertekad untuk menghidupkan kembali budaya dan kerajinan lokal di wilayahnya yang sempat redup, dengan mengadaptasinya sesuai perkembangan zaman agar mampu menarik minat para generasi muda untuk turut melestarikannya.

Pameran produk ini mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp228.006.000. Pencapaian ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali industri kriya Sulam Sugul sekaligus membuktikan tingginya potensi ekonomi kerajinan lokal.

Kegiatan yang resmi ditutup oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, dalam sambutannya H. Saidi Mansyur menekankan pentingnya inovasi agar produk Sulam Sugul mampu mengikuti perkembangan tren pasar modern. Kerajinan ini tidak hanya diaplikasikan pada produk tradisional seperti Bolang Haji, tetapi kini telah ditransformasikan menjadi beragam busana dan aksesori modern seperti pakaian berhias payet, hijab, tas, hingga alas kaki.

“Transformasi ini menjadi sebuah keharusan agar Sulam Sugul memiliki daya saing komersial dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Saidi. Ia juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui transfer keahlian serta meminta jajaran SKPD dan perbankan (Bank Kalsel, Bank Mandiri, BNI, dan BPR) untuk terus mendukung pemasaran serta permodalan bagi para perajin.

Turut hadir dalam penutupan acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab.Banjar, para asisten, kepala SKPD, pimpinan instansi vertikal dan perbankan, Ketua GOW beserta anggota seluruh 13 Kabupaten/kota serta seluruh perajin dan pelaku UMKM se-Kabupaten Banjar. (diskominfo)